Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Rutan Jepara Setop Kunjungan Selama Sepekan, Diganti Layanan Family Service

MURIANEWS, Jepara – Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Jepara mulai memberlakukan pembatasan terhadap kunjungan keluarga bagi penghuni rutan mulai hari ini Rabu (18/3/2020). Selama sepekan ke depan, para penghuni tidak diperkenankan bertemu langsung dengan pihak keluarganya dalam acara kunjungan.

Kepala Rutan Kelas II B Jepara Heru Yuswanto mengatakan, kebijakan itu selanjutnya akan dibarengi dengan kebijakan memberikan layanan lainnya. Sebagai alternatif, Rutan Jepara telah menyiapkan layanan family service atau alat komunikasi lewat video call yang telah disediakan secara gratis.

Kebijakan ini diambil pihaknya sesuai dengan uapaya-upaya pembatasan penyebaran virus corona yang saat ini tengah dilakukan Pemerintah. Sebelum menerapkan kebijakan ini, pihaknya telah bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Jepara untuk melakukan sosialisasi kepada para petugas kesatuan pengamanan dan warga binaan terkait penanganan corona ini.

“Kami sudah instruksikan kepada seluruh petugas keamanan untuk melakukan pendekatan persuasif dan komunikasi dengan penyampaian yang baik kepada warga binaan dalam melakukan pencegahan covid-19 agar tidak menimbulkan kepanikan,” kata Heru Yuswanto, Rabu (18/3/2020).

Penutupan kunjungan di Rutan Jepara rencananya akan diberlakukan dalam sepekan ke depan, dan selanjutnya masih akan melihat perkembangan di lapangan. Jika dari pemerintah masih memberlakukan pembatasan maka pihaknya akan memperpanjang kebijakan ini.

Karena itu pihaknya berharap kepada keluarga binaan untuk tetap bersabar, dan bisa memahami kebijakan yang diambil. Pihaknya sudah menyiapkan layanan family service bagi mereka yang ingin berkomunikasi. Ada empat layar monitor lengkap dengan kamera yang bisa di gunakan warga binaan untuk melakukan video call keluarga yang ada di rumah.

“Teknisnya, pihak keluarga bisa mengajukan permohonan terlebih dulu kepada kami, kemudian akan kita hubungkan melalui video call. Sehingga mereka dapat berkomunikasi. Layanan komunikasi dapat dilakukan setiap hari mulai pukul 07.00 sampai 16.00 Wib dengan batasan waktu masing-masing 20 menit. Semua bisa bergantian memanfaatkan layanan gratis ini,” tambah Heru Yuswanto.

Selain menutup akses kunjungan pihaknya juga akan membenahi faisilitas kesehatan. Diantaranya membuat tempat cuci tangan dan pengukur suhu tubuh dan kebutuhan kesehatan lainnya.

Saat ini ada 307 orang warga binaan di Rutan Jepara yang terdiri dari 14 orang perempuan dan 293 laki-laki. Jumlah ini sudah melebihi kapasitas ruangan Rutan, yang sebenarnya hanya menampung 109 warga binaan.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...