Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Wisata Jepara Ditutup Termasuk Karimunjawa, Tiket Kapal Diharapkan Bisa Dikembalikan

MURIANEWS, Jepara – Pemerintah Kabupaten Jepara akhirnya mengeluarkan keputusan untuk menutup semua destinasi pariwisata yang ada di wilayahnya. Khususnya untuk kunjungan turis asing ke Karimunjawa. Penutupan ini akan dilakukan sebagai langkah antisipasi virus corona atau Covid-19

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparta) Jepara Zamroni Listiaza menyatakan untuk dua pekan ke depan, pariwisata di Jepara dinyatakan ditutup. Secara resmi pihaknya sudah menyampaikan surat edaran kepada masing-masing pihak terkait.

”Untuk Karimunjawa sudah ditutup oleh balai yang menangani, tapi layanan penyeberangan untuk kepentingan masyarakat Karimunjawa masih berjalan. Selain Karimunjawa, seluruh tempat wisata lain seperti Pantai Kartini, Pantai Bandengan, Benteng Portugis, Museum Kartini dan lainnya yang ada di Jepara juga ditutup,” ujar Zamroni Liztiaza, Rabu (18/3/2020).

Disparbud Jepara mulai Rabu (18/3/2020) sudah memasang informasi mengenai penutupan wisata ini di masing-masing obyek wisata yang ada. Langkah ini juga diminta dilaksanakan oleh Pemerintah Desa di masing-masing wilayah yang mengelola pariwisata sendiri. Sehingga langkah pencegahan corona bisa benar-benar dilaksanakan.

Penutupan kawasan wisata ini tampaknya memerlukan sebuah koordinasi dan konsulidasi lebih jauh lagi. Hal ini terutama terkait dengan masalah pembatalan paket-paket wisata ke Karimunjawa yang sudah terencana jauh-jauh hari.

Pembatalan ini ternyata menimbulkan pertanyaan terkait dengan tiket kapal yang sudah dipesan oleh para pemilik biro wisata. Pembatalan ini diharapkan juga bisa disikapi dengan bijak oleh operator kapal yang melayani jalur Jepara-Karimunjawa. Sehingga mereka bisa mengembalikan uang pembelan tiket yang sudah dilakukan jauh-jauh hari.

“Jadi dalam kasus ini sebaiknya kami bisa mendapatkan kembali uang pembelian tiket yang sudah terlanjur kami bayarkan. Karena kami juga harus mengembalikan uang kepada para wisatawan yang sebelumnya sudah memesan paket. Pembatalannya kan karena memang bukan dari kami, tapi karena masalah nasional,” ujar Pandu Arwin, salah seorang pengelola biro wisata Karimunjawa,.

Menurut Pandu Arwin, untuk pemberangkatan Jum’at  dan Sabtu mendatang, ada banyak biro wisata yang rencananya memberangkatkan wisatawan ke Karimunjawa. Kalau kemudian ada keputusan penutupan wisata, maka pihaknya berharap hal ini juga disikapi bijak agar uang pembelian tiket bisa dikembalikan.

“Kalau tidak dikembalikan, kan kasihan kami karena harus mengganti yang diminta oleh wisatawan yang sudah memesan paket kepada kami. Jadi sama-samalah hal ini bisa disikapi dengan baik,” ujar Pandu Arwin.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...