Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Antisipasi Corona, Sebagian Pesantren di Pati Pilih Pulangkan Santri

MURIANEWS, Pati – Forum Komunikasi Pengasuh Pesantren Kajen dan Sekitarnya (FKPPK) Pati mengambil langkah untuk mengantisipasi penyebaran virus corona. Sebagian pondok pesantren (ponpes) ada yang mengambil langkah memulangkan para santri dan ada juga yang tetap berada di pondok.

Koordinator FKPPK Pati M Mujiburrohman Makmun mengatakan, setelah melihat perkembangan dan sejumlah edaran terkait virus corona, pihaknya pun menggelar rapat koordinasi antarpengasuh pesantren. Hasilnya, sebagian di antaranya memilih untuk memulangkan para santri.

“Dalam rapat itu kami merumuskan bagi para pengasuh ponpes terkait langkah antisipasi. Pesantren memang dipersilahkan untuk memilih memulangkan seluruh santri atau tetap meminta santri berada di pesantren,” katanya.

Ia juga mengimbau agar bagi santri yang dipulangkan untuk terlebih dahulu di cek kesehatannya. Terutama dalam pengecekan menggunakan thermometer untuk mengetahui suhu tubuh.

Pihaknya juga berharap pengasuh ponpes dapat memfasilitasi pemulangan santri untuk meminimalisir resiko penularan dan menghindari penumpukan penjemputan.

“Ponpes juga diharapkan dapat mendata nomor telepon wali santri sehingga dapat memudahkan penyampaian informasi lanjutan yang berkaitan waktu kembali santri,” imbuhnya.

Lebih lanjut, saat santri kembali ke pondok pesantfen, mereka juga harus membawa surat keterangan sehat dari puskesmas maupun dokter.

Sementara untuk ponpes yang memilih tidak memulangkan, diharapkan dapat memperhatikan dengan serius kesehatan santrinya. Terutama untuk selalu memantau kondisi tubuh santri secara rutin dengan thermometer.

“Ponpes juga diharapkan dapat melakukan pembatasan secara ketat terhadap santri dari kegiatan di luar pesantren. Tak hanya itu kami berharap ponpes dapat memberikan kegiatan yang bermanfaat untuk menghindari kejenuhan serta menjamin ketercukupan kebutuhan hidup,” terangnya.

Pihaknya pun meminta agar ponpes dapat menyiapkan desinfektan serta thermometer sebagai langkah pencegahannya. Kini pihaknya juga bekerjasama dengan tim medis terdekat jika terjadi hal yang tidak diinginkan. FKPPK juga akan berupaya memfasilitasi pengadaan sarana pencegahan bagi pesantren berupa hand sanitizer serta banner protokol dan sosialisasi.

“Kalau memang ada santri yang mengalami panas berlebih maka diharapkan dapat segera diisolasi terlebih dahulu untuk kemudian dirujuk ke pelayanan medis,” tutupnya.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...