Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Gubernur dan Wagub Jateng Jalani Tes Covid-19, Hasilnya Keluar Lima Hari

0 1.188

MURIANEWS, Semarang – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen, Senin (16/3/2020) memeriksakan kesehatan di RSUD Tugurejo, Kota Semarang. Pemeriksaan juga dilakukan untuk mengetahui ada indikasi paparan Covid-19 atau tidak.

Ganjar datang lebih dahulu bersama keluarganya pada pagi hari. Baru kemudian disusul oleh Wagub Taj Yasin. Darah Ganjar dan Gus Yasin diambil tim medis untuk diperiksa. Kemudian mereka melanjutkan pemeriksaan di Ruang Diagnostik.

Ganjar menyatakan, ia sengaja memeriksakan diri untuk memastikan dirinya dan keluarga tidak terserang corona. Selain itu juga untuk mendorong warga agar tak khawatir untuk memeriksakan diri.

“Maka hari ini saya minta untuk dicek. Sekaligus check up tadi untuk memastikan apakah di antara kita sehat atau tidak. Nah ini kita dorong ke masyarakat,” katanya.

Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen diambil darahnya untuk diperiksa di laboratorium. (MURIANEWS/Istimewa)

Ganjar juga menyebut, jika pihaknya telah menyiapkan tujuh rumah sakit milik Pemprov Jateng untuk melayani pemeriksaan Covid-19 secara gratis. Masyarakat yang mempunyai gejala panas, batuk, pilek, diminta segera memeriksakan diri.

“Insya Allah ini semuanya gratis. Kita akan kerja samakan nanti dengan perguruan tinggi, dengan rumah sakit kabupaten dan kota agar panjenengan semua mau membantu kita, berinisiatif, mendorong kita semuanya untuk memproteksi diri agar kita meyakinkan sehat,” imbuhnya.

Tujuh rumah sakit yang disiapkan untuk memberi pelayanan gratis itu yakni RSUD Dr Moewardi Surakarta, RSUD Dr Margono Soekarjo Purwokerto, RSUD Kelet Jepara, RSJD Surakarta, RSJD Dr Amino Gondohutomo Semarang, RSJD Dr RM Soedjarwadi Klaten, dan RSUD Tugurejo Semarang.

Baca juga:

Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) RSUD Tugurejo Haryadi Ibnu Junaedi mengatakan, pemeriksaan terhadap gubernur dan wakil gubernur dilakukan mulai cek darah di laboratorium, treadmill, swap tenggorokan dan lainnya.

Ia menyebut, jika pemeriksaan ini sebagai bentuk antisipasi dan pencegahan. Terlebih gubernur dan wakil gubernur mempunyai aktivitas yang tinggi, dan sering melakukan kontak dengan masyarakat luas.

Dalam pemeriksaan Covid-19 digunakan dua metode untuk menguji sampel. Yakni Polymerase Chain Reaction (PCR) dan Genome Sequencing (GS).

“Jika PCR yaitu diperiksa dulu itu hasilnya negatif atau tidak. Kalau negatif ya sudah. Kalau PCR positif, akan dilakukan metode Genom yaitu konfirmasi. Itu tergantung dari fasilitas yang ada,” kata dia.

Menurutnya, hasil tes dari gubernur dan wakil gubernur akan keluar sekitar lima hari ke depan. Namun bila ada sesuatu maka waktu keluar hasil tes bisa saja lebih dari itu. “Kira-kira 5 hari. Kalau hasil PCR. Tapi kalau ada sesuatu, Genome lagi, itu butuh waktu,” bebernya. (lhr)

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.