Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Pemprov Jateng Gratiskan Pemeriksaan Covid-19 di Tujuh Rumah Sakit Ini

0 677

MURIANEWS, Semarang – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah menyiagakan puluhan rumah sakit sebagai rujukan bagi pasien terindikasi Covid-19 atau virus corona. Selain itu, tujuh rumah sakit di provinsi ini juga telah diperintahkan untuk memberi pelayanan pemeriksaan gratis bagi masyarakat yang punya gejala seperti corona.

Di antaranya demam, flu, batuk, serta punya riwayat perjalanan ke luar negeri atau daerah lain. Terutama di negara-negara atau daerah yang telah ada pasien positif corona.

“Kalau Anda barusan bepergian ke luar negeri atau ke daerah yang ada pasien corona positif kemudian mengalami pilek, demam, batuk periksa saja. Biaya kami tanggung, gratis,” kata Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

Tujuh rumah sakit yang disiapkan untuk memberi pelayanan gratis itu yakni RSUD Dr Moewardi Surakarta, RSUD Dr Margono Soekarjo Purwokerto, RSUD Kelet Jepara, RSJD Surakarta, RSJD Dr Amino Gondohutomo Semarang, RSJD Dr RM Soedjarwadi Klaten, dan RSUD Tugurejo Semarang.

Masyarakat juga diimbau untuk tak takut memeriksakan diri. Karena semakin cepat terdeteksi, maka akan semakin mudah dalam proses penanganan dan penyembuhan.

“Jika memang dokter menyatakan suspect (diduga) corona maka akan dikirim ke rumah sakit rujukan dan masuk dalam kategori pasien dalam pengawasan atau PDP. Tapi kalau ternyata flu demam biasa ya pulang,” ujarnya.

Baca: Dua Warga Jateng Kembali Dinyatakan Positif Corona, Punya Riwayat ke Bali dan Malaysia

Meski baru tujuh rumah sakit, Ganjar mengaku akan segera berkoordinasi dengan bupati dan wali kota di Jateng. Agar untuk menyediakan fasilitas pemeriksaan identifikasi Covid-19 secara gratis di rumah sakit yang dimiliki.

Saat ini ia menyebut, jumlah rumah sakit rujukan pasien corona telah ditambah menjadi 45 rumah sakit, dari sebelumnya yang hanya 13 rumah sakit.

Ganjar juga diimbau selalu menjaga pola hidup bersih dan sehat serta tidak keluar rumah terlebih dahulu apabila tidak ada urusan penting.

“Kalau tidak perlu, jangan keluar rumah. Hindari kerumunan-kerumunan. Ini kami sampaikan pada masyarakat secara luas sebagai tindakan pencegahan,” pungkasnya.

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.