Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Di Jepara Baru SMA dan SMK yang Sudah Dipastikan Libur Terkait Corona

MURIANEWS, Jepara – Seluruh SMA dan SMK di Kabupaten Jepara akhirnya diliburkan dua pekan, mulai Senin (16/3/2020) besok. Ini menindaklanjuti instruksi Gubernur Jawa Tengah, seluruh sekolah SMA dan SMK akhirnya menyampaikan keputusan ini kepada seluruh siswa melalui jaringan komunikasi yang mereka miliki.

Kepala Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA se- Jepara Udik Agus DW menyatakan, kebijakan libur ini ditempuh setelah muncul surat edaran Kepala Disdikbud Jawa Tengah. Surat bernomor 443.2/08991 tanggal 15 Maret 2020 tersebut menginstruksikan agar semua kegiatan belajar mengajar untuk sementara diliburkan selama dua pekan, sampai ada pemberitahuan lebih lanjut.

Kebijakan libur sekolah ini berlaku untuk semua siswa kelas X, II dan XII, mulai Senin (16/3/2020) besok. Kegiatan Ujian Sekolah bagi siswa kelas XII pada Senin (16/3/2020) dan Selasa (17/3/2020) juga ditunda pelaksanaannya sampai ada pemberitahuan selanjutnya.

“Instruksi awal, kami diminta untuk meliburkan kegiatan belajar mengajar di sekolah selama dua pekan. Ini termasuk kegiatan ekstra kurikuller. Selanjutnya para orang tua diminta untuk mengawasi putra-putrinya agar menghindari kerumunan. Kemudian juga menyiapkan pelindung bagi kesehatan masing-masing,” ujar Udik Agus DW, Minggu (15/3/2020).

Sementara itu untuk sekolah SD dan SMP se Kabupaten Jepara, kebijakan meliburkan sekolah kemungkinan besar juga akan dilakukan.

Sampai berita ini dikirim belum ada konfirmasi resmi dari Pemkab Jepara. Namun di kalangan guru dan pendidik, sudah beredar informasi mengenai rencana yang ditempuh Disdikpora Kabupaten Jepara.

Melalui pesan WhatsApp sudah beredar informasi bahwa kegiatan belajar mengajar untuk SD dan SMP rencananya diliburkan mulai Senin (16/3/2020).

Namun untuk kegiatan try out bagi kelas VI yang akan digelar mulai 16-18 Maret 2020 tetap akan dilaksanakan. Pelaksanaan kegiatan ini diminta tetap memperhatikan upaya-upaya pencegahan seperti menyediakan tempat cuci tangan dan lainnya.

“Dalam pesan yang beredar tersebut, disebutkan edaran resmi baru akan disampaikan pada Senin (16/3/2020). Sehingga dapat dipahami kemungkinan siswa-siswi SD-SMP masih masuk pada Senin untuk menerima pemberitahuan resmi. Tapi saya sebagai orang tua masih belum jelas,” ujar Farida, warga Kuwasen, Minggu (15/3/2020).

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...