Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Pasutri di Kudus Diduga Anut Aliran Menyimpang, Kini Ditahan Polisi

MURIANEWS, Kudus – Polres Kudus mengamankan dua orang berinisial Ss dan St yang diduga melakukan kegaiatan atau praktik ritual yang menyimpang di Dukuh Mbeji, Desa Tanjungrejo, Kudus.

Dua orang tersebut diketahui merupakan pasangan suami istri (pasutri) yang sudah tinggal cukup lama di dukuh tersebut. Mereka diamankan polisi pada Kamis (13/3/2020) malam.

Kepala Desa Tanjungrejo Cristian Rahardianto membenarkan jika pihak kepolisian telah mengamankan dua orang warganya di kediaman rumah mereka.

Beberapa barang-barang yang diduga merupakan properti ritual pun disita dari kediaman pasangan suami istri tersebut.

Di antranya foto dan poster Nyi Roro Kidul dan poster maupun foto presiden pertama Republik Indonesia, Ir Soekarno. “Semalam memang ada penjemputan di sana (rumah pasutri),” ucapnya via telepon Jumat (13/3/2020).

Selain itu, kata Cris, beberapa barang khas klenik pun turut diangkut dari kediaman pasutri tersebut. Seperti tempat sesajen, menyan, dan sejumlah barang lainnya.

Cris menambahkan, pasutri tersebut diakui kurang bersosialisasi dengan masyarakat sekitar rumahnya. Mereka kerap menggelar resepsi besar-besaran. Terakhir kali menggelar adalah pada akhir 2019 lalu. “Sampai menyembelih kerbau dan sebagainya,” terangnya.

Baca: Pasutri di Kudus Diduga Anut Aliran Menyimpang, Kini Ditahan Polisi

Sementara Camat Jekulo, Wisnubroto Wisnubroto Purnawarman Jayawardana juga membenarkan jika Kamis (12/3/2020) malam terjadi penjemputan sepasang suami istri yang diduga menjalankan aliran menyimpang.

Hanya, kata Wisnu, berdasar informasi yang diterima pihaknya, penangkapan pihak kepolisian adalah karena terkait penipuan senilai Rp 35 juta.

“Kami mendapat laporan terkait ini, pelapornya merupakan warga Karanganyar Demak,” terangnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.