Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Kolam Galian C yang Tewaskan Kiai dan Lima Santri di Grobogan Mulai Diuruk

MURIANEWS, Grobogan – Usai peristiwa tragis yang menelan enam korban jiwa, bekas kolam di kawasan penambangan galian C di Dusun Sobotuwo, Desa Kronggen, Kecamatan Brati, Grobogan, akhirnya direklamasi, Kamis (12/3/2020).

Proses reklamasi menggunakan dua alat berat itu dilakukan oleh pemilik tambang menindaklanjuti rekomendasi dari tim gabungan.

Proses reklamasi disaksikan sejumlah petugas dari Polres Grobogan, Dinas ESDM Jateng, DLH Grobogan. Reklamasi perlu dilakukan agar tidak terulang lagi peristiwa seperti yang terjadi pada Senin (9/3/2020) lalu.

Baca: Pak Kiai Meninggal Saat Selamatkan Santrinya yang Tenggelam di Galian C Grobogan

Kasat Reskrim Polres Grobogan AKP Andi Mekuo mengungkapkan, reklamasi dilakukan setelah pihaknya berkoordinasi dengan pihak ESDM dan DLH Grobogan. Upaya reklamasi salah satu tujuannya adalah untuk keamanan dan kenyamanan warga sekitar karena lokasinya hanya berjarak sekitar 200 meter dari permukiman.

“Sebelumnya, sudah kami koordinasikan dengan beberapa pihak terkait. Akhirnya, pemilik tambang kami minta untuk segera mereklamasi bekas galian itu agar tidak timbul korban baru dikemudian hari,” katanya pada wartawan.

Dalam kesempatan itu, Andi menegaskan, proses hukum terkait kasus tewasnya kiai dan lima santriwati itu masih berlanjut. Pihaknya masih terus melakukan penyelidikan secara intensif dan mengumpulkan keterangan para saksi.

“Sebelumnya, kami sempat terkendala saat meminta keterangan dari para santriwati, karena masih dalam suasana berkabang. Namun, sekarang sudah selesai. Selanjutnya, kami masih melakukan koordinasi lebih lanjut dengan tim ahli,” katanya.

Koordinasi diperlukan untuk menentukan apakah dalam kejadian itu bisa dikenakan unsur pidana. Baik dilihat dari UU Mineral dan Batubara (minerba) maupun KUHP.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...