Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Polda Jateng Bongkar Prostitusi Online Sesama Jenis, Dua Gay Diamankan

0 2.983

MURIANEWS, Semarang – Ditreskrimsus Polda Jateng mengamankan dua tersangka bernisial F (28) dan AW (32) yang diduga melakukan praktik prostitusi online sesama jenis antar laki-laki (gay). Pengungkapan prostitusi tak lazim ini berawal dari hasil patroli siber yang di lakukan oleh Subdit V Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jateng di twitter.

Dalam patroli tersebut, petugas mendapati salah satu postingan yang menawarkan layanan pijat plus untuk gay dengan dalih panti pijat. Petugas yang curiga langsung melakukan penelusuran. Hasilnya, Kamis (5/3/2200), petugas akhirnya membekuk kedua tersangka.

“Pertama kami berhasil membekuk pelaku sesama jenis F (28) di salah satu hotel di Kota Semarang. Dan selanjutnya kami melakukan pengembangan dan mengamankan AW(32) di salah satu rumah kost di Sleman Yogyakarta yang di duga berperan sebagai pelaku sekaligus mucikari bisnis prostistusi online tersebut. Kemudian, kedua pelaku dibawa ke Ditreskrimsus Polda Jateng untuk proses lebih lanjut,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Jateng Kombes Pol RY Wihastono Yoga Pranoto seperti dikutip Tribratanews Polda Jateng.

Baca Juga: Dua Gay yang Ditangkap Polda Jateng Diancam Enam Tahun Penjara

“Modus tersangka menawarkan jasa pijat plus khusus gay melalui media sosial twitter dengan tujuan mendapatkan keuntungan finansial dan kepuasan pribadi” sambungnya.

Selain mengamankan tersangka, petugas juga mengamankan beberapa barang bukti antara lain hp, wig, bra, alat kontrasepsi, suplemen, buku tabungan, katu identitas dan sejumlah uang tunai.

“Atas tindakan tersebut kedua pelaku dijerat dengan pasal 45 ayat 1 Undang – Undang Republik Indonesia nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas Undang- Undang Republik Indonesia nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik dengan ancaman hukuman penjara paling lama enam tahun dan atau denda paling banyak Rp 1 miliar,” tambah Kombes Pol Wihastono.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Tribratanews.com

Ucapan Idul Fitri 1441 H Banner Bawah PC

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.