Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Tak Jadi Naik, Peserta BPJS Pati: Alhamdulillah

MURIANEWS, Pati – Mahkamah Agung (MA) mengabulkan sebagian uji materi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 75 Tahun 2019 terkait kenaikan iuran BPJS yang diajukan oleh Komunitas Pasien Cuci Darah Indonesia (KPCDI).

Salah satu yang dikabulkan MA adalah pembatalan adanya kenaikan iuran BPJS per 1 Januari 2020. Keputusan itu sudah dikeluarkan oleh MA pada Senin (9/3/2020) kemarin.

Atas putusan MA tersebut peserta BPJS non Penerima Bantuan Iuran (Non PBI) Kabupaten Pati pun menyambut gembira. Paslanya, iuran dikembalikan seperti semula.

Salah satu peserta BPJS non PBI Ahmad Sahal mengaku senang dengan putusan itu. Sebab, iuran yang dikeluarkan setiap bulannya tidak jadi bertambah.

“Meskipun saya peserta BPJS kelas III, tapi Alhamdulillah iurannya tidak naik. Sehingga saya tidak keberatan,” katanya, Selasa (10/3/2020).

Baca Juga:

Dia menilai, kalau iuran BPJS dinaikkan, tentu akan memberatkan masyarakat. Apalagi ketika jumlah keluarganya lebih dari tiga, tentu akan lebih berat lagi.

“Satu keluarga kalau ada empat orang, tentunya kan bayarnya juga banyak. Kemudian kalau iurannya dinaikkan lagi, bisa jadi uang habis untuk bayar BPJS,” jelasnya.

Senada juga dikatakan oleh Anisatur Rahmah. Menurutnya, orang yang mendaftarkan diri di BPJS itu hanya untuk jaga-jaga atau persiapan apabila suatu saat mengalami sakit. Tetapi kalau tidak pernah sakit dan setiap bulan selalu bayar dengan jumlah banyak, tentunya akan keberatan.

“Harapan saya, iuran BPJS tetap sama seperti sebelumnya. Jangan sampai dinaikan, karena setiap bulan kita membayar, tetapi belum tentu kita menggunakan BPJS itu,” tutupnya.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...