Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Baru Pulang dari Taiwan, Satu Warga Grobogan Dirawat di Ruang Isolasi

MURIANEWS, Grobogan – Seorang pasien di RSUD berada dalam status pengawasan khusus dan ditempatkan dalam ruang isolasi. Tindakan itu dilakukan sebagai bentuk kewaspadaan dan pencegahan terhadap munculnya penyakit menular, termasuk virus corona yang saat ini sedang merebak di berbagai negara.

Kepala Dinas Kesehatan Grobogan Slamet Widodo saat dikonfirmasi membenarkan adanya seorang pasien yang ditempatkan di ruang isolasi RSUD dr R Soedjati Purwodadi tersebut. Tindakan itu perlu dilakukan sebagai upaya kehati-hatian karena pasien itu diketahui baru pulang dari Taiwan.

Dijelaskan, pasien itu sebelumnya bekerja jadi TKI di Taiwan dan pulang ke Indonesia pada 16 Februari 2020. Beberapa hari lalu, pasien itu menderita batuk pilek dan merasa kurang sehat.

“Yang bersangkutan sempat diperiksa petugas Puskesmas hari Rabu kemarin dan kemudian dirujuk ke RSUD Purwodadi. Setelah sampai di RSUD, pasien itu ditempatkan di ruang isolasi. Ini, merupakan prosedur yang harus dilakukan dalam rangka kewaspadaan dan kehati-hatian, khususnya terkait virus corona,” jelas Slamet pada wartawan, Kamis (5/3/2020).

Menurut Slamet, meski ada gejala batuk pilek, kondisi fisik pasien tersebut secara umum tampak cukup sehat dan suhu badannya juga tidak terlalu tinggi, yakni 36 derajat. Namun, lantaran punya riwayat baru pulang dari Taiwan, maka pasien tersebut perlu mendapat pengawasan khusus dan ditempatkan di ruang isolasi.

“Jadi tindakan yang kita lakukan ini perlu dimengerti dan penjelasan ini sekaligus meluruskan informasi yang berkembang di medsos atau lewat WA. Masyarakat juga kami minta untuk tenang dan jangan langsung percaya dengan kabar yang tidak jelas sumbernya,” terangnya.

Slamet menambahkan, pihaknya sudah mengupayakan agar pasien itu bisa dirawat lebih lanjut ke rumah sakit lain yang jadi rujukan kasus corona. Namun, beberapa rumah sakit rujukan corona yang ada di Jawa Tengah itu kondisinya masih penuh hingga siang tadi.

“Begitu ada rumah sakit rujukan yang kosong, pasien itu akan langsung kita rujuk kesana. Kita upayakan hari ini, sudah bisa dirujuk,” katanya.

Sementara itu, Direktur RSUD Purwodadi Bambang Pujiyanto mengungkapkan, pasien tersebut sudah mendapat penanganan dari sejumlah dokter, termasuk spesialis penyakit dalam dan paru. Dari hasil pemeriksaan, suhu tubuh pasien itu berkisar 36,5 derajat dan hanya mengalami batu pilek ringan.

“Kondisi pasien sangat bagus. Namun, yang bersangkutan memang kita tempatkan di ruang isolasi sebagai upaya kewaspadaan. Nantinya, pasien ini akan kita rujuk ke rumah sakit rujukan corona guna pemeriksaan lebih lanjut,” terangnya.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...