Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Pembunuh Sopir Grab Kudus Terancam Hukuman Mati 

0 7.578

MURIANEWS, Jepara – Tersangka pelaku pembunuhan Tri Ardiyanto (40), sopir Grab asal Gondangmanis, Kudus, terancam hukuman mati atau seumur hidup. Pelaku yang berinisial DS (33), warga Garung Lor, Kaliwungu, Kudus disangka telah melakukan tindak kejahatan pembunuhan berencana.

Kasus pembunuhan yang menghebohkan ini, Rabu (4/3/2020) digelar oleh Polres Jepara. Kapolres Jepara AKBP Nugroho Trinuryanto menyatakan, tersangka DS sebelumnya memiliki masalah utang piutang. Selanjutnya dirinya merencanakan untuk bisa memiliki mobil Honda Jazz milik korban.

Pilihan itu dilakukan oleh pelaku dengan alasan, mobil korban mudah dijual dan diminati pasar. Maka, pada Selasa (4/2/2020), rencana tersebut mulai dijalankan oleh tersangka. Pada tahap awal, korban ditemui tersangka di SPBU Matahari Kudus. Tersangka meminta korban untuk mengantarnya pulang ke rumah kontrakan di Desa Mijen, Kaliwungu, Kudus.

“Nah sebelum sampai di rumah kontrakan, mobil minta dihentikan oleh tersangka. Lalu diambilah pisau dari dalam tasnya, dan langsung menusuk dada korban dua kali. Selanjutnya korban juga dicekik hingga akhirnya tak berdaya,” ujar AKBP Nugroho Trinuryanto, Rabu (4/3/2020).

Polres Jepara saat menggelar konferensi pers pembunuhan sopir Grab Kudus. (MURIANEWS/Budi Erje)

Setelah itu mobil diambil alih tersangka, dengan korban berada di dalam mobil tak berdaya. Tersangka kemudian pulang ke rumah kontrakannya untuk mengambil selimut yang kemudian digunakan untuk membungkus korban. Setelahnya tersangka DS membawa korban ke arah Welahan, Jepara. Di Sungai SWD 2 Welahan, tepatnya di atas jembatan, tubuh korban dibuang.

Agar tidak ditemukan, tersangka juga mengikat tubuh korban dengan tali dan memberi pemberat berupa batu bata. Hal ini dilakukan oleh tersangka pada Rabu (5/2/2020) dinihari sekitar pukul 04.00 WIB, setelah melakukan pembunuhan.

Baca Juga:

“Mayat korban ini kemudian ditemukan oleh warga Welahan pada Kamis (6/3/2020) pagi hari di dekat Jembatan Ketileng Sungai SWD 2 di Welahan. Dari sini personel kami dari Satreskrim dan anggota Polres Kudus serta Yogyakarta, kemudian melacak pelaku sampai akhirnya tertangkap di Jogyakarta, pekan lalu,” tambah Kapolres Jepara AKBP Nugroho Tri Nuryanto.

DS yang merupakan pecatan tentara, kemudian merubah warna mobil milik korban. Selanjutnya melalui HW, menjualnya kepada pasangan suami istri TA dan DY. TA dan DY kemudian menyanggupi membayar Rp 25 juta. Namun kepada pelaku, baru dibayarkan Rp 7 Juta dengan perjanjian kekurangannya akan segera dibayar.

Baik HW, DY, dan TA dalam kasus ini akhirnya juga ditetapkan sebagai tersangka, namun dalam perkara yang dibedakan dengan perkara pelaku. Tiga orang tersebut ditetapkan sebagai tersangka pelanggaran Pasal 480 KUHP, karena diduga menjadi penadah barang curian.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Ucapan Idul Fitri 1441 H Banner Bawah PC

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.