Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Ribuan Warga Grobogan Turun ke Jalan Tunggui Kirab Boyong Grobog

MURIANEWS, Grobogan – Acara Kirab Boyong Grobog dalam rangka Hari Jadi ke-294 Kabupaten Grobogan berlangsung meriah, Selasa (3/3/2020). Sepanjang perjalanan, ribuan warga tampak antusias menyaksikan kirab dengan rute sepanjang 10 km itu.

Kirab dimulai dari kantor Kelurahan/Kecamatan Grobogan, hingga ke pendapa kabupaten di Purwodadi. Selain itu, siswa sekolah yang berlokasi di sepanjang jalur kirab juga ikut dikerahkan untuk menyaksikan tontonan gratis tersebut.

“Saya tiap tahun selalu nonton kirab boyong grobog ini. Saya merasa terhibur dengan adanya kirab yang digelar untuk peringatan Hari Jadi Kabupaten Grobogan ini,” kata Nuryati, warga Desa Getasrejo, Kecamatan Grobogan.

Prosesi boyong grobog ini merupakan gambaran ketika terjadi perpindahan pusat pemerintahan Kabupaten Grobogan. Tepatnya, dari Kecamatan Grobogan pindah ke Kecamatan Purwodadi sampai saat ini.

Kirab boyong grobog yang dimulai sekitar pukul 09.15 WIB itu dipimpin langsung Bupati Grobogan Sri Sumarni. Ia didampingi putri, menantu dan cucunya tampak menaiki kereta kuda.

Di belakangnya, ada puluhan dokar dan kereta kelinci yang dinaiki rombongan pejabat. Yakni, ada pimpinan FKPD, anggota DPRD, kepala OPD, kepala BUMD, camat hingga lurah dan kepala desa.

Di depan kereta yang dinaiki bupati, ada dua orang penunggang kuda dan berpakaian layaknya senopati. Kedua penunggang kuda ini adalah Kapolres Grobogan AKBP Ronny Tri Prasetyo Nugroho dan Dandim 0717/Purwodadi Letkol Asman Mokoginta.

Selain itu, ikut dikirab pula sebuah grobog kuno dari kayu jati berukuran sekitar 1 x 1 meter. Grobog seperti inilah yang dulunya dipakai menyimpan dokumen pemerintahan saat boyongan ke Purwodadi. Grobog ini dinaikkan dalam dokar dan dikawal beberapa orang berpakaian layaknya prajurit.

Baca: Ada Kirab Boyong Grobog di Grobogan, Kendaraan dari Pati dan Kudus Dialihkan ke Jalur Alternatif

Selain itu, ada pula rombongan gunungan sayur mayur dan hasil bumi. Jumlah gunungan ada empat buah. Setelah sampai di alun-alun, gunungan ini kemudian diperebutkan masyarakat.

Bupati Grobogan Sri Sumarni berharap agar momentum hari jadi ini dijadikan sarana untuk berbenah. Yakni, membenahi semua kekurangan yang masih terlihat pada tahun-tahun sebelumnya. Khususnya, dalam memberikan pelayanan pada masyarakat.

“Usia Kabupaten Grobogan sudah hampir tiga abad. Sejauh ini, sudah banyak prestasi yang kita dapat. Baik di level Jawa Tengah maupun nasional,” katanya.

Meski demikian, Sri meminta agar semua prestasi yang sudah diraih itu tidak membuat semua pihak puas diri. Sebab, tantangan kedepan dirasa bakal semakin berat. Oleh sebab itu, dibutuhkan kerja keras dari semua pihak agar prestasi yang diraih Kabupaten Grobogan bisa meningkat lagi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...