Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Undip Ajari Peternak di Kudus Bikin Pakan Komplet dari Limbah Pertanian

MURIANEWS, Kudus – Kelompok Tani Barokah Ternak Desa Lau, Kecamatan Dawe, Kudus mendapat pendampingan dari Universitas Diponegoro (Undip) Semarang. Mereka diajarai bagaimana cara memanfaatkan limbah pertanian menjadi pakan ternak dengan kandungan nutrisi yang tinggi.

Koordinator Pendamping Masyarakat dari Fakultas Peternakan dan Pertanian Undip (FPP Undip) Bambang Sulistiyanto mengatakan, kebutuhan akan protein hewani yang semakin meningkat mengakibatkan permintaan penyediaan bahan pangan sumber protein asal hewan juga meningkat.

Hal ini disadari sepenuhnya oleh para peternak di Kabupaten Kudus bahwa harga jual ternak menjelang Idul Adha semakin meningkat.

“Permintaan ternak dan produk pertanian juga meningkat.  Di sisi lain usaha peternakan belum terintegrasi sepenuhnya dengan pertanian, sehingga mengakibatkan limbah peternakan dan pertanian menjadi polutan,” jelasnya, Senin (2/3/2020).

Cahya Setya Utama, dosen dari FPP Undip yang juga sebagai narasumber menjelaskan bahwa hasil dari pengolahan pakan komplet berbasis limbah pertanian mampu diaplikasikan pada berbagai jenis limbah pertanian. Seperti dedaunan yang mudah ditemukan di sekitar lokasi.

“Bahan yang dipakai untuk membuat komplet feed berasal dari lingkungan sekitar seperti rumput gajah, dedak, daun manga, daun nangka, daun lamtoro, tetes, dan lainnya.  Hasil dari pengolahan ini digunakan sebagai pakan komplet untuk domba maupun kambing,” jelasnya.

Diharapkan dengan pelatihan ini, peternak dapat mencoba inovasi baru yang bermanfaat bagi peternak. Sehingga peternak mampu menciptakan lingkungan bisnis yang mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Semua aspek usaha dimulai dari on farm sampai off farm dapat dikuasai oleh peternak sasaran. Dan juga mulai membuka wawasan dari sasaran bahwa usaha ternak tidak hanya sebagai sambilan tetapi sebagi usaha bisnis yang harus dikuasai mulai dari bahan baku, proses produksi, manajemen, promosi dan pemasaran,” paparnya.

Ditambahkan Sholikul dari Kelompok Tani Barokah Ternak Desa Lau Kecamatan Dawe mengatakan, peran FPP Undip merupakan pembinaan ke peternak dengan model yang baru. Karena selama ini petani peternak hanya berkoordinasi dengan dinas di kabupaten.

Sedangkan dengan pendampingan langsung oleh FPP Undip telah memberikan semangat baru bagi pengembangan peternakan dan pertanian di Kabupaten Kudus.  Pelatihan pembuatan pakan komplet diharapkan dapat membantu peternak dalam mengatasi masalah limbah pertanian.

“Sehingga tidak mengakibatkan polusi lingkungan dan mampu menambah pendapatan masyarakat,” jelasnya.

 

Reporter: Dian Utoro Aji
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...