Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Satu Perusahaan di Kudus Tak Bayar Pekerjanya Sesuai UMK

0 472

MURIANEWS, Kudus – Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disnaker Perinkop dan UKM) menemukan satu perusahaan di Kabupaten Kudus yang tidak membayar upah pekerjanya sesuai dengan upah minumum kabupaten/kota (UMK) 2020.

Disnaker Perinkop dan UKM Kudus menyatakan akan melaporkan temuan itu kepada Pengawas Tenaga Kerja Jawa Tengah untuk ditindaklanjuti.

Kepala Disnaker Perinkop dan UKM Kabupaten Kudus Bambang Tri Waluyo mengatakan, sebelumnya selama Februari 2020 pihaknya telah melakukan pemantauan UMK di perusahaan di Kudus.

Ada sebanyak 150 perusahaan yang dilakukan pemantauan terkait upah tersebut. “Terakhir laporan itu pekan kemarin 1 Maret 2020,” jelasnya, Senin (2/3/2020).

Ia mengatakan, dari hasil pemantauan ditemukan satu perusahaan yang tidak membyar upah sesuai dengan UMK. Hanya saja, dia masih enggan menyebutkan nama perusahaan itu.

“Dari 150 perusahan yang belum mampu membayar sesuai dengan UMK ada satu perusahaan di Kudus,” ujarnya.

Dari temuan itu, Bambang TW akan melaporkan kepada pengawas tenaga kerja. Ia menyebut, sanksi bagi perusahaan yang melanggar diatur dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Tenaga Kerja.

Dalam ketentuan itu disebutkan, perusahaan yang tidak membayar upah sesuai dengan UMK maka bisa mendapatkan hukuman pidana dan denda.

“Denda maksimal Rp 400 juta dan kurungan paling sedikit satu tahun dan paling lama empat tahun,” tandasnya.

UMK Kabupaten Kudus tahun 2020 ditetapkan gubernur Jateng sebesar Rp 2,218 juta. Semua perusahaan wajib melaksanakan ketentuan UMK itu yang mulai berlaku sejak 1 Januasi 2020 kemarin.

 

Reporter: Dian Utoro Aji
Editor: Ali Muntoha

Ucapan Idul Fitri 1441 H Banner Bawah PC

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.