Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Tahun Ini Kudus Hanya Dijatah 8,57 Juta Tabung Gas 3 Kg

MURIANEWS, Kudus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus mendapatkan alokasi elpiji sebesar 8,57 juta tabung untuk kebutuhan selama 2020. Jumlah itu lebih rendah dari usulan yang diajukan dari Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus.

Kepala Bidang Fasilitasi Perdagangan, Promosi dan Perlindungan Konsumen Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus Imam Prayitno menyatakan, realisasi penyaluran elpiji 3 kg bersubsidi selama 2019 sebesar 8,57 juta tabung. Sedangkan usulan yang diajukan naik 35 persen dari realisasi selama 2019.

“Artinya alokasi ini lebih rendah dari usulan yang diajukan sebelumnya,” katanya, Senin (2/3/2020).

Ia mengatakan, sebelumnya pihaknya mempertimbangkan pertumbuhan penduduk dan kepala keluarga baru dalam mengajukan usulan. Selain itu juga adanya kenaikan kebutuhan dari sebelumnya per keluarga tiga tabung per bulan naik menjadi empat tabung.

“Maka kami mengusulkan alokasi elpiji naik 35 persen dari realisasi tahun kemarin,” jelasnya.

Kenaikan tersebut juga sudah mempertimbangkan peningkatan penggunaan elpiji 3 kg untuk kegiatan usaha mikro sektor industri, makanan olahan dan kegiatan pedagang kaki lima kuliner.

Apalagi, dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, setiap tahunnya kebutuhan elpiji 3 kg selalu meningkat.

“Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama setahun perlu ada penambahan sebagai langkah antisipasi kemungkinan adanya lonjakan permintaan,” ujarnya.

Ia berharap meskipun alokasi lebih rendah, bisa memenuhi kebutuhan masyarakat. Selain itu menurutnya, masyarakat harus menyadari bahwa alokasi elpiji 3 kg tersebut diperuntukkan untuk rakyat miskin.

Sementara jumlah agen yang menyalurkan elpiji 3 kg di Kabupaten Kudus teractat sebanyak sembilan agen elpiji. Sedangkan jumlah pangkalan elpiji 3 kg yang menyalurkannya kepada masyarakat sebanyak 825 pangkalan.

 

Reporter: Dian Utoro Aji
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...