Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Lagi, Dua Nelayan Jepara Hilang di Lautan

MURIANEWS, Jepara – Dua nelayan Jepara yang berasal dari Desa Ujung Watu, Donorojo, Jepara hilang, sejak Sabtu (29/2/2020) sore. Meski begitu, keduanya baru dilaporkan hilang, Minggu (1/3/2020) malam. Saat ini anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jepara bersama tim gabungan mulai melakukan pencarian.

Dua orang nelayan yang dilaporkan hilang tersebut masing-masing Mukari (54) dan Suwono (34). Keduanya merupakan warga Dukuh Metawar, Desa Ujung Watu, Kecamatan Donorojo, Jepara.

Arwin Noor Isdiyanto, Kepala Pelaksana BPBD Jepara mengatakan, laporan hilangnya dua nelayan ini baru masuk pada Minggu (1/3/2020) malam. Dari keterangan awal yang diperoleh, keduanya berangkat melaut pada Sabtu (29/2/2020) sekitar jam 15.30 WIB. Sejak saat itu, sampai saat ini keduanya belum kembali ke keluarganya masing-masing.

“Jadi dari laporan yang masuk, keduanya diketahui berangkat dari pantai sekitar perairan Benteng Portugis menuju ke arah barat dari Pulau Mandalika. Hingga saat ini keduanya belum diketahui nasibnya. HP yang dibawa juga tidak bisa dihubungi,” ujar Arwin Noor Isdiyanto, Senin (2/3/2020).

Perahu yang dibawa kedua nelayan ini dilaporkan berwarna kuning dengan nama lambung ‘Mau’na Jaya’. BPBD Jepara sendiri, setelah menerima laporan pada Minggu (1/3/2020) malam, langsung menggelar operasi pencarian pada Senin (2/3/2020). Sejumlah pihak juga terlibat dalam usaha pencarian dua nelayan ini.

Rencana pencarian juga sudah disusun dan dilaksanakan melibatkan berbagai elemen. BPBD Jepara juga sudah menyiapkan berbagai perlengkapan pencarian ke perairan Benteng Portugis di Dukuh Mentawar.

Baca Juga: Dua Nelayan yang Dilaporkan Hilang di Lautan Ditemukan Selamat

Perlengkapan yang disiapkan di antaranya adalah perahu karet, jaket pelampung, ring buoy, tali dan perlengkapan lainnya. BPBD juga mengerahkan sekitar 10 orang petugas untuk melakukan pencarian.

“Rencana operasi sudah disiapkan, dan mulai Senin (2/3/2020) kami bersama beberapa pihak sudah akan mulai menjalankan operasi pencarian orang hilang. Lebih dari itu, kami juga mohon untuk masyarakat khususnnya para nelayan untuk bisa meningkatkan kewaspadaan mengingat cuaca yang terjadi saat ini,” tambah Arwin Noor Isidiyanto.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...