Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Haryanto Geram Ada Garam Impor Masuk Pati

0 143

MURIANEWS, Pati – Bupati Pati Haryanto mengaku geram dengan adanya garam impor di Bumi Mina Tani. Pasalnya, keberadaan garam impor itu dapat merusak harga garam lokal yang saat ini berada di bawah harga pasar.

“Sekarang ini, harga garam lokal hanya Rp 350 per kilogram. Karena ada garam impor, khawatirnya garam lokal semakin tidak laku,” katanya.

Haryanto juga menambahkan, produksi garam di Pati ini adalah terbesar kedua setelah Madura, Jawa Timur. Luas lahannya sendiri mencapai lima ribu hektare. Semua lahan tersebut yang saat ini dikelola petani garam setempat dengan sistem tradisional.

“Dengan luas lahan tersebut, setiap tahun petani garam mampu menghasilkan setidaknya 350 ribu ton garam. Bahkan bisa ebih,” terangnya.

“Kalau garam impor terus masuk, kan kasihan petani lokal. Katanya garam impor itu untuk garam industri, tapi nyatanya sampai ke pasaran,” tambahnya.

Dia pun mengaku mendapapatkan banyak keluhan dari petani. Bahkan dia juga sempat wadul ke Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) saat peresmian Gudang Garam Nasional di Desa Sambilawan, Kecamatan Trangkil beberapa waktu lalu.

Ia berharap, pemerintah lebih bijak dalam melakukan impir. Dengan begitu garam lokal bisa terlebih dahulu terserap dan harganya bisa stabil. Apabila harga garam terus menerus rendah, para petani garam semakin terpuruk.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.