Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Tower SUTT Roboh, Sebagian Rembang dan Blora Masih Padam Total

0 2.450

MURIANEWS, REMBANG – Robohnya tower jaringan listrik Saluran Tegangan Tinggi (SUTT) milik PLN di Desa Kabongan Kidul, Rembang, Selasa (25/2/2020) malam berdampak pada padamnya listrik di Kabupaten Pati, Rembang, dan Blora. Hingga Rabu (26/2/2020) siang, sejumlah kecamatan di dua kabupaten bahkan masih padam total.

Ada delapan kecamatan di Rembang yang mengalami padam total, sementara di kecamatan lainnya mengalami padam sebagian. Di Kabupaten Blora berdasarkan keterangan dari PLN, juga terdapat delapan kecamatan yang mengalami padam total.

Untuk wilayah Kabupaten Pati yang sebelumnya terdampak, kini dipastikan sudah normal. Pihak PLN saat ini tengah melakukan recovery dan mempersiapkan tower emergency untuk memberikan pasokan listrik ke dua kabupaten yang terdampak.

“Rembang dan Blora masih mengalami gangguan. Kami mendapatkan pasokan dari Jawa Timur, tapi kapasitasnya terbatas sehingga tidak bisa menjangkau semua,” kata Manajer Arif Setiawan, ULP PLN Rembang kepada wartawan.

Di Kabupaten Rembang, wilayah yang mengalami pemadaman listrik total yakni Kecamatan Gunem, Pancur, Sarang, Sluke, Sumber, Kragan, Pamotan dan Sedan. Sedangkan di Kabupaten Blora, yakni di Kecamatan Todanan, Kunduran, Japah, Ngawen, Banjarejo, Randublatung, Doplang dan Jati.

Pemberitahuan listrik padam dari PLN Kudus

 

Pihak PLN menyatakan membutuhkan waktu 2×24 jam agar pasokan listrik kembali normal.

Senior Manager General Affairs PLN Distribusi Jateng & DIY Elly Oktaviani Ciptati mengatakan, pihaknya sedang mengupayakan manuver jaringan 20 kV untuk mengurangi dampak akibat gangguan.

Dengan upaya ini diharapkan masyarakat terdampak tidak mengalami padam listrik terlalu lama. Sementara itu tim dari transmisi mengerahkan 75 personel gabungan dari Rembang, Kudus, dan Semarang untuk melakukan recovery tower yang roboh.

“Fokus kami adalah mengamankan warga serta menyalakan listrik ke pelanggan secepat mungkin, dan kami memohon maaf kepada masyarakat yang terdampak padam listrik akibat kejadian ini,” katanya dilansir Antara.

Baca: Tower SUTT di Rembang Roboh Timpa Dua Rumah, Dua Penghuni Luka-Luka

Sejumlah warga mengaku mulai mengeluhkan padamnya listrik tersebut. Anikfatun Nikmah (41), warga Desa Karangansem, Kecamatan Bulu, Rembang, menyebut, aliran listrik di daerahnya “byar pet”.

“Tadi malam mati beberapa jam. Sempat hidup lagi, tapi tadi sekitar pukul setengah satu mati lagi,” katanya.

Meski demikian ia mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebab padamnya listrik tersebut. Ia juga menyebut belum mendapatkan informasi adanya tower listrik yang roboh.

Diberitakan sebelumnya, Tower No. 67 SUTT 150 kV di Desa Kabongan Kidul, Rembang, Selasa (25/2/2020) malam roboh dan menimpa dua rumah warga. Peristiwa yang terjadi skeitar pukul 23.25 WIB itu menyebabkan terhentinya pasokan listrik di Kabupaten Pati, Rembang dan Blora.

Dua penghuni rumah yang tertimpa tower juga harus dilarikan ke RSUD Soetrasno Rembang karena mengalami luka pada bagian kepala. Satu orang dikabarkan harus menjalani rawat inap di rumah sakit tersebut.

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.