Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Tower SUTT di Rembang Roboh Timpa Dua Rumah, Dua Penghuni Luka-Luka

0 1.339

MURIANEWS, Rembang – Tower 67 Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) milik PLN di Desa Kabongan Kidul, Kecamatan Rembang, roboh, Selasa (25/2/2020) malam. Tower jaringan listrik itu roboh dan menimpa dua rumah serta satu kandang ternak.

Akibatnya, dua orang warga mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit. Selain itu, akibat ambruknya tower itu juga menyebabkan listrik di Rembang, Pati, dan Blora sempat padam total.

Tower itu roboh sekitar pukul 23.25 WIB malam tadi. Otoritas PLN meminta maaf atas kejadian yang menyebabkan listrik padam tersebut.

Haris, Plt Manajer Komunikasi PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jateng-DIY dalam siaran persnya mengatakan jika robohnya SUTT itu akibat hujan yang bekepanjangan hingga menyebabkan struktur tanah di sekitar tower rusak.

“Hujan menyebabkan tanah sekitar tower tergenang, sehingga berdampak pada kekuatan struktur tanah pada pondasi tower,” katanya, Rabu (26/2/2020).

Kondisi tower yang roboh dan menimpa rumah warga. Akibat kejadian itu listrik sempat padam total di tiga kabupaten. (Istimewa)

Selain itu menurut dia, pembangunan kandang di sekitar lokasi tower juga memengaruhi kekuatan struktur tanah. Padahal PLN sebelumnya telah memperingatkan warga untuk tidak membangun apa pun disekitar tapak tower, karena bisa membahayakan.

Ia menyebut, tim PLN dari dari Rembang dan Kudus langsung melakuakn penanganan terhadap ambruknya tower itu. Sampai saat ini, tim PLN tengah mengupayakan recovery.

“Tim tengah berusaha mendirikan tower emergency dan kami juga melakukan investigasi lebih lanjut. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan atas peristiwa ini,” ujarnya.

Baca: Tower SUTT Roboh, Sebagian Rembang dan Blora Masih Padam Total

Dari dua rumah yang tertimpa tower, rumah milik Lilik mengalami kerusakan paling parah. Dikutip dari R2B Rembang, saat peristiwa ambruknya tower itu di rumah Lilik ada tiga orang yang tengah tertidur.

Yakni istri lilik dan dua orang anaknya. Dalam peristiwa itu, istri Lilik tak mengalami luka. Namun dua anaknya yakni Rasesa Purwita Trikustarina (17) dan Nolito Auron Aser (9) mengalami luka-luka sehingga harus dilarikan ke RSUD dr Soetrasno Rembang.

Yadi, warga setempat menyebut warga sempat mengira ada pesawat yang jatuh, karena suara dentumannya yang begitu keras. Begitu mengetahui tower listrik menimpa rumah, mereka langsung berusaha mengevakuasi penghuni.

“Suaranya keras sekali. Kami keluar rumah suasana sangat gelap, karena listrik padam. Warga tahu ada tower roboh, saat menyalakan lampu senter, “ ujarnya.

 

Penulis: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.