Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Bawaslu Kudus Tanamkan Pengawasan Partisipatif Sejak Dini ke Generasi Milenial

0 64

MURIANEWS, Kudus – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kudus menggelar sosialisasi pengawasan partisipatif di hotel Griptha Kudus, Selasa (25/2/2020). Sosialisasi ini mengajak generasi milenial untuk sejak ini ikut melakukan pengawasan partisipatif.

Sasarannya para mahasiswa dari Universitas Muria Kudus (UMK). Turut hadir dalam sosialisasi ini, Anggota dan Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia Badan Pengawasan Pemilihan Umum Jawa Tengah Sri Sumanta.

Dalam sosialisasi ini, ia menjelaskan tentang sistem politik dan pemeritahan di Indonesia.

“Demokrasi ini merupakan proses yang terus menuntut perubahan secara menyeluruh. Sistem demokrasi berupaya mewujudkan kedaulatan rakyat,” katanya.

Ia mengatakan, ada empat pilar demokrasi. Pertama terkait dengan fox populi fox dei, kedaulatan rakyat, wakil rakyat, pemilu, dan partai politik. Sebagaimana diketahui di Jawa Tengah ini pada 23 September 2020 ada pemilihan kepada daerah di Jawa Tengah ada sebanyak 21 daerah yang melaksanakan pilkada.

“Sedangkan untuk seluruh Indonesia ada sebanyak 270 daerah,” jelasnya.

Lebih lanjut, ada beberapa tantangan pada pemilu tahun ini. Seperti DPT, hak suara, kampanye, ada politik uang, logistik pemilu, isu SARA, berita hoaks, hingga potensi terjadinya konflik.

Maka, perlu ada strategis pengawasan pemilu. Seperti menggandeng dari beberapa pihak. Meliputi perguruan tinggi, pelajar, LSM, ormas, tokoh masyarakat, hingga tokoh agama.

“Dengan demikian pengawasan ini nantinya akan mencegah terjadinya konflik, menjadikan pemilu yang berintegritas, meningkatkan kualitas demokrasi, mendorong tingginya partisipasi publik. Hingga membentuk karakter dan kesadaran politik,” jelasnya.

Komisioner Bawaslu Kudus Kasmian menyebut peranan pengawas dalam pemilu sangat penting. Karena dapat meningaktakn kualitas demokrasi, menjamin proses dan tahapan pemilu berlangsung jurdil. Serta menjaga kepercayaan publik dan akuntabilitas pelaksanaan pemilu.

 

Reporter: Dian Utoro Aji
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.