Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Kebanjiran, Warga Setrokalangan Kudus Tetap Enggan Mengungsi

MURIANEWS, Kudus – Puluhan rumah di Desa Setrokalangan, Kecamatan Kaliwungu, Kudus, terendam banjir. Meski demikian, warga terdampak enggan dievakuasi ke posko pengungsian yang telah disiapkan pemeirntah.

Masyarakat memilih untuk bertahan tinggal di rumah mereka, dengan berbagai alasan.  Hal ini juga dibenarkan Kadus 1 Desa Setrokalangan Sutarjo. Bahkan ia sendiri pun mengaku tidak mau mengungsi meskipun banjir sudah memasuki rumahnya. “Kalau mengungsi tidak bisa tidur,” ujarnya, Senin (24/2/2020).

Ia mengatakan, genangan air di Desa Setrokalangan Minggu (23/2/2020) malam sempat surut. Namun Senin pagi mengalami kenaikan. Ini disebabkan karena curah hujan yang tinggi di sejumlah wilayah di Kudus. “Kalau saya di RT 2 RW 1. Halaman rumah saya yang tergenang,” jelasnya.

Menurutnya, kejadian banjir ini sudah sering terjadi. Paling parah kejadian banjir pada tahun 2014 silam. ”Kalau ini masih seperti tahun lalu,” jelasnya.

Selain Desa Setrokalangan, banjir juga melanda dua desa lain di Kecamatan Kaliwungu. Yakni Desa Banget dan Desa Kedungdowo.

Staf Pencegahan dan Kesiapsiagaan pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus M Agus Hartono mengatakan, banjir di Desa Setrokalangan memang semakin meluas.

“Tadi malam sempat surut. Cuman tadi pagi hujan deras. Ini genangan air di Desa Setrokalangan kembali meluas,” jelasnya.

Baca juga:

Ia mengatakan, di Desa Setrokalangan ada sebanyak 77 rumah yang terdampak. Sebelumya ada 70 rumah warga yang tergenang air. Ketinggian air bervariasi. Sekitar ada 20 hingga 30 cm, bahwa ketinggian air mencapai 1,5 meter.

Kemudian di Desa Kedungdowo ada sebanyak 26 rumah warga yang tergenang air. Serta di Desa Kedungdowo ada sebanyak 26 rumah warga yang terdampak banjir. “Di dua desa ini ketinggian air mencapai 50 cm hingga 1 meter,” jelasnya.

Sementara itu, ada pulahan hektare lahan pertanian di tiga desa di Kecamatan Kaliwungu yang terendam genangan banjir. Di Desa setrokalangan ada sebanyak 25 hektare. Kedungdowo sebanyak 15 hektare, dan Desa Banget sebanyak 50 hektare. “Kalau yang di Desa Banget itu sudah siap panen,” tambahnya.

 

Reporter: Dian Utoro Aji
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...