Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Kasus Pungli PTSL Alasdowo, BPN Pati: Biaya Pembuatan Sertifikat Itu 0 Rupiah

0 1.472

MURIANEWS, Pati – Kasus program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang menyeret Kades Alasdowo, Kecamatan Dukuhseti dan dua panitia, menuai babak baru. Pasalnya, pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) Pati mengaku tidak memungut biaya sama sekali terkait program PTSL itu.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Seksi (Kasi) Hubungan Hukum Pertanahan BPN Pati Suroso saat dikonfirmasi MIRIANEWS. Bahkan dalam persidangan, pihaknya mengaku biaya penyertifikatan yang masuk dalam program PTSL gratis.

“Dari BPN 0 rupiah. Setiap sosialisasi, kami juga mengatakan itu. Karena penyertifikatannya sudah dibiayai oleh APBN. Para terdakwa juga membenarkan kesaksian saya,” katanya, Jumat (21/2/2020).

Dia juga mengaku tidak tahu kalau biaya PTSL di tingkat desa mencapai ratusan ribu. Sementara dari pihak BPN hanya melakukan pengukuran, mengumpulkan berkas data fisik dan yuridis, serta penerbitan sertifikat.

Baca Juga:

Ditambahkan pula, dalam keputusan bersama tiga menteri, yakni dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Menteri BPN dan Kemendesa, memnag ada beberapa hal yang biayanya ditanggung oleh pemohon.

“Seperti beli materai, patok dan fotokopi berkas-berkas yang dibutuhkan. Itu semua ditanggung oleh pemohon,” terangnya.

Diketahui, pada November 2019 lalu, Ditreskrimum Polda Jateng mengungkap kasus pungli PTSL di Desa Alasdowo. Awalnya hanya dua orang yang dijadikan tersangka. Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, ternyata Kades Alasdowo juga ikut terlibat. Sehingga ada tiga orang terdakwa.

Dalam kasus tersebut, para pelaku diduga menarik biaya hingga Rp 600 ribu bagi warga yang mengikuti progam PTSL di desanya tersebut. Total ada sekitar 1300 warga yang mengikutinya. Padahal biaya yang harus dibayar pemohon diperkirakan hanya sekitar Rp 150 ribu. Dari informasi yang dihimpun uang yang berhasil dikumpulkan dari warga mencapai Rp 507,5 juta.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.