Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Kapolda Jateng dan Pangdam IV Diponegoro Tanam Mangrove di Pungkruk Jepara

0 112

MURIANEWS, Jepara – Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Rycho Amelza Dahniel bersama Pangdam IV Diponegoro Letjend TNI Mohamad Effendi menanam mangrove di Pantai Pungkruk, Jepara, Jumat (21/2/2020). Penanaman ini merupakan bagian dari program penanaman satu juta pohon mangrove di sepanjang pesisir utara Jawa Tengah yang digalakkan Polda Jateng.

Dalam penanaman ini, Polda Jateng juga mengajak Pemkab Jepara bersama anggota pramuka, pecinta alam, TNI, Polres Jepara, hingga komunitas mobil, untuk menanam pohon mangrove. Tujuannya supaya pantai Pungkruk kembali asri dan terhindar dari abrasi.

”Kegiatan ini merupakan program nasional yang dicanangkan oleh Kapolri. Tujuannya memang untuk pelestarian lingkungan,” katanya.

Kapolda menyebutkan, pada saat yang sama Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis juga melakukan kegiatan menanam pohon seperti yang dilakukan di Jepara. Hanya, lokasinya di Pantai Tangerang. Tagline yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ’Tanam dan Rawat Pohon, untuk Bumi Kita’.

”Secara nasional Bapak Kapolri melakukan kegiatan yang sama di Pantai Tangerang. Sedangkan untuk tingkat Jawa Tengah, Polda Jawa Tengah memusatkan kegiatan di Pantai Pungkruk, Jepara,” ujarnya.

Rencanannya, Polda Jateng juga akan melakukan penanaman mangrove di sejumlah tempat untuk bisa mencapai satu juta pohon. Setelah Jepara, nanti akan dilakukan kegiatan yang sama di Pati, Rembang dan wilayah lainnya di pesisir utara Jawa Tengah.

Penanaman yang dilakukan di Pantai Pungkruk ini, selanjutnya diserahkan kepada Pemkab Jepara untuk melakukan pengawasan. Pihaknya berharap secara berkala dilakukan pengawasan dan perbaikan jika ada tanaman mangrove yang rusak terkena ombak.

“Mangrove ini kan tidak perlu dipupuk, jadi cukup ditanam lagi kalau ada yang roboh dihantam ombak. Kegiatan menanam ini saya harapkan juga bisa menjadi sebuah budaya bagi masyarakat. Jangan hanya sekedar seremonial sebulan sekali, tapi tidak ada perawatannya,” tambahnya.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.