Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Mengenal Aldi Subakti, Pemuda Asal Brebes Peraih Tujuh Beasiswa di Istanbul Turki

0 438

MURIANEWS, Brebes – Aldi, begitu ia kerap disapa adalah salah satu pemuda berprestasi dari Jawa Tengah. Pria yang memiliki nama lengkap Muhammad Aldi Subakti tersebut saat ini sedang menempuh pendidikan strata satu di Universitas Istanbul, Turki. Baginya pendidikan merupakan salah satu investasi terbaik dalam kehidupan, karenanya ia bercita-cita untuk bisa menempuh jenjang pendidikan setinggi mungkin.

Setelah menamatkan pendidikannya di Pondok Gontor di tahun 2014, pemuda kelahiran Brebes itu mengabdi di Pondok Gontor 6 Magelang, Jawa Tengah selama satu tahun. Kemudian atas saran dari orang tuanya, ia pun melanjutkan kursus bahasa Inggris di Kampung Inggris, Pare selama sepuluh bulan lamanya.

Setelah kursus bahasa Inggris di Basic English Course usai, Aldi memenuhi panggilan wawancara beasiswa dari Kementrian Agama Turki di Kedutaan Turki untuk Indonesia. Pada saat itu beasiswa Turkiye Diyanet Vakfi atau yang saat ini lebih dikenal dengan beasiswa TDV baru dibuka untuk negara Indonesia dan beberapa negara Asia lainnya.

Kesempatan langka untuk mendapatkan beasiswa dari Turki dimanfaatkan dengan baik oleh Aldi. Ia mempersiapkan wawancara beasiswa pertamanya dengan matang. Pengalaman ujian lisan selama studi di pondok pesantren memberikan banyak sumbangsih untuk persiapan wawancaranya.

Tak hanya itu, kebiasaan Aldi selama di pondok yang selalu datang ke tempat ujian lisan beberapa jam sebelum dimulai pun Aldi lakukan dalam proses wawancara beasiswanya. Aldi mengatakan, good preparation is a half of success.

Aldi Subakti (kanan) saat menerima plakat penghargaan dari Rektor Universitas Istanbul;Prof. Dr. Mahmut AK. (MURIANEWS/Istimewa)

”Bekal perbendaharaan bahasa sangat penting untuk menjawab berbagai pertanyaan di ketika wawancara beasiswa luar negeri. Selain itu, percaya diri juga sangat perlu. Di situlah kita diuji kepantasan untuk mendapatkan beasiswa,” kata Aldi kepada MURIANEWS melalui surat elektronik, Jumat (21/2/2020).

Aldi menceritakan, di awal sesi wawancara tersebut, ia mendapatkan pertanyaan menarik dari pewawancara. Saat itu pewawancara menanyakan tentang bahasa apa yang digunakan untuk wawancara kali ini. Ia pun dengan tegas menjawab, bahasa Inggris dan bahasa Arab.

“Padahal yang mewawancarai saya saat itu adalah Wakil Dekan Fakultas Teknologi, Istanbul University, tempat saya menempuh pendidikan strata 1,” tambah Aldi.

Setelah menunggu beberapa bulan, pemuda Kelahiran 10 September 1997 ini dinyakatan lulus dan mendapatkan beasiswa dari Kementrian Agama Turki untuk studi di Fakultas Teologi di Universitas Istanbul. Ia dan ketiga teman lainnya adalah generasi pertama penerima beasiswa tersebut.

Pada tahun 2017, Aldi mendapatkan dua beasiswa tambahan dari Kementrian Agama Indonesia dan Yayasan Pelajar Internasional di Turki; Bâb-ı Âlem Uluslararası Öğrenci Derneği. Satu tahun kemudian, ia juga dianugerahkan dua beasiswa tambahan dari Yeni Dünya Vakfı dan İlim Yayma Cemiyeti.

Tak berhenti sampai di situ, pada tahun 2019 ia mendapatkan beasiswa pertukaran pelajar melalui program Erasmus+ selama satu semester untuk keberangkatan tahun 2020. Dan di awal tahun 2020, ia kembali mendapatkan beasiswa dari Gubernur Istanbul yang dikoordinatori oleh Türk Dünyası ve Akraba Toplulukları.

Bagi Aldi, kesuksesan yang saat ini ia raih tak luput dari berbagai kegagalan yang telah ia terima. “Sebanyak kita gagal, sebanyak itulah kita belajar dari kegalalan untuk meraih kesuksesan,” ungkapnya.

Pemuda yang kini juga aktif di organisasi kepemudaan Youth Break the Boundaries Foundation juga berpesan do the best for universe, and the universe will give you best.

 

Reporter: Supriyadi
Editor: Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.