Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Penemuan Mayat Laki-Laki di Pantai Benteng Portugis Gegerkan Warga Jepara

0 3.258

MURIANEWS, Jepara – Warga di kawasan Benteng Portugis, Kecamatan Donorojo, Jepara, digegekan dengan temuan mayat laki-laki di Pantai Benteng Portugis, Rabu (19/2/2020) siang. Pasalnya, mayat tersebut ditemukan di sela-sela karang pantai dan diduga sempat terseret arus.

Temuan mayat tersebut pertama kali diketahui oleh Abdul Basir (27), warga Desa Gelang, Kecamatan Keling, Jepara. Ia mengatakan, sebenarnya ia berniat menikmati keindahan obyek wisata Benteng Portugis, di Donorojo.

Saat menikmati deburan ombak di sela-sela karang di pantai tersebut, dirinya justru mendapati sosok mayat laki-laki. Tubuhnya terkulai di antara karang dan bergerak-gerak tersapu ombak.

Penemuan ini langsung disampaikan kepada Ucil Pratama (35), Warga Desa Banyumanis yang kebetulan berada di sekitar lokasi. Selanjutnya penemuan ini dilanjutkan ke pihak-pihak terkait, terutama Polsek Donorojo. Upaya penanganan terhadap mayat ini kemudian dilakukan bersama-sama beberapa pihak dibawah koordinasi Polsek Donorojo.

Kapolsek Donorojo Iptu Sudi Tjipto menyatakan, penemuan mayat tersebut terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Begitu mendapatkan laporan, pihaknya langsung mendatangi lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan berkoordinasi dengan beberapa pihak terkait.

Baca Juga:

”Setelah kami cek, mayat tersebut kemudian kami evakuasi dan langsung diperiksa di Puskesmas Donorojo. Kemudian pihak keluarga korban juga langsung dihubungi setelah memastikan identitas mayat tersebut,” ujar Iptu Sudi Tjipto, Rabu (19/2/2020) petang.

Setelah dicek, korban diketahui bernama Supari (85) warga Desa Banyumanis, Donorojo, Jepara. Korban merupakan warga Desa Banyumanis yang relatif dekat dengan kawasan wisata Benteng Portugis. Pihak keluarga juga sudah dipanggil dan memastikan memang kakek tua tersebut adalah anggota keluarga mereka.

Berdasar hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas kesehatan dari Puskesmas Donorojo, dr Risyanto, pada jasad korban tidak diketemukan tanda-tanda kekerasan. Hanya, ia mengakui ada luka lecet di bagian muka, bahu sebelah kanan, dan kaki pada korban. Namun luka lecet tersebut dipastikan karena tergores batu karang.

”Jadi dari pihak keluarga melalui Sukati istri dari korban, menyebutkan korban meninggalkan rumah pada pagi jam 06.00 WIB. Pamitnya mau mencari obat. Si istri juga menyatakan suaminya ini sudah lama mengalami kepikunan. Pihak keluarga akhirnya bisa menerima apa yang terjadi. Mereka meyakini memang karena musibah hingga korban meninggal,” jelas Iptu Sudi Tjipto.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.