Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Mantan Dewan Rembang Keciduk Nyabu di WC Umum, Pengakuanya: Biar Kuat Melek

MURIANEWS, Rembang – Mantan Anggota DPRD Rembang periode 2014-2019 berinisial HK (36) tertangkap basah sedang menikmati sabu di WC umum sebelah barat Alun-Alun Rembang. Ia ditangkap bersama seorang remaja DCS (19) warga Tayu, Pati, pada dini hari pekan kemarin.

Dari penangkapan itu polisi mengaman barang bukti berupa sabu seberat 1,58 gram dan bong alat hisab sabu. Polisi pun langsung menggelandang keduanya ke Mapolres Rembang untuk menjalani pemeriksaan.

HK yang tinggal HK yang tinggal di Tawangsari, Kelurahan Leteh, Rembang pada Senin (10/2/2020) lalu sekitar pukul 03.30 WIB. Keduanya kedapatan tengah asyik menghisab sabu di kompleks WC umum.

Lokasi penggrebekan tersebut sebelumnya sudah lama dipantau aparat kepolisian, karena berdasarkan informasi masyarakat diduga kerap untuk transaksi narkoba.

Selama sepekan ini kedua pelaku telah menjalani pemeriksaan dan ditahan di Mapolres Rembang mereka juga telah ditetapkan sebagai tersangka.

Mantan Anggota DPRD Rembang dan rekannya diamankan polisi karena tertangkap basah sedang nyabu. (Humas Polres Rembang)

Kapolres Rembang AKBP Dolly Arimaxionari Primanto mengatakan, dari hasil pengakuan jika mantan anggota dewan itu telah mengakui mengonsumsi sabu.

Pengakuannya, sabu itu digunakan sebagai doping agar kuat begadang. “Pengakuannya biar kuat melek (begadang),” katanya dikutip dari Tribratanews Polda Jateng, Senin (17/2/2020).

Selain mantan anggota DPRD Rembang polisi juga menangkap temannya, yakni DS remaja 19 yang ikut menikmati sabu. Hasil pemeriksaan, mereka positif pengguna sehingga ditetapkan sebagai tersangka.

Dari TKP lain, anggota Sat Narkoba juga mengamankan RA (23) warga Kecamatan Batangan Kabupaten Pati yang kedapatan menggunakan sabu di dalam kamar kost di wilayah Kelurahan Magersari. Barang bukti yang diamankan ialah 1 klip plastik berisi sabu.

Kemudian di belakang parkir SPBU Kaliuntu, Desa Pasar Banggi, kecamatan kota, polisi juga mengamankan dua orang sopir truk yang asyik berpesta sabu. Mereka RD (26) warga Kecamatan Dampit, Malang, Jawa Timur dan AS (28) warga Kecamatan Pamotan, Rembang.

”Rata-rata mereka membeli barang haram itu dengan harga Rp 1,3 juta sampai Rp 1,5 juta satu gramnya,” katanya.

Kapolres Rembang membeberkan, jika peredaran narkotika utamanya jenis sabu, Kabupaten Rembang perlu diwaspadai. Mengingat, pengedar sudah mulai merambah ke generasi muda. Sehingga, perlu partisipasi masyarakat.

“Terutama adik-adik pelajar, kalangan milenial, mohon lebih waspada. Soalnya generasi muda sekarang, gampang sekali ikut-ikutan. Sekali saja mencoba sabu-sabu, penggunanya rentan ketagihan,“ ujarnya.

Saat ini para tersangka mendekam di tahanan Mapolres Rembang. Mereka terancam hukuman paling lama 20 tahun penjara.

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...