Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Dua Ahli dari Belanda Didatangkan untuk Atasi Banjir di Jepara

0 732

MURIANEWS, Jepara- Diterjang banjir beberapa kali pada musim hujan tahun ini membuat Pemkab Jepara mendatangkan dua ahli air asal Belanda.

Bekerja sama dengan Universitas Islam Sultan Agung Semarang, Pemkab Jepara mendatangkan DR. Flors Noogards dan Prof Eric De Boer. Keduanya merupakan ahli dari Hanzehogeschool Groningen, University Of Applied Sciences, Belanda.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Jepara, Mulyaji menyatakan, kedatangan ahli air dari Belanda adalah bagian dari solusi yang dilakukan Pemkab Jepara untuk mengatasi banjir.

Dikatakan Mulyaji, kedatangan dua peneliti ahli bidang pengairan dan cuaca asal Belanda ini, dalam rangka mencari solusi pemecahan masalah banjir di Jepara. Selain itu, kajian yang dilakukan dua orang ahli ini akan menjadi pertimbangan Pemkab Jepara dalam menentukan rencana jangka panjang terkait masalah banjir.

“Sabtu kemarin, dua orang ahli dari Belanda ini sudah datang dan langsung melakukan peninjauan ke lapangan. Mudah-mudahan dengan hadirnya dua ahli pengairan dari Belanda ini, dapat memberikan masukan dan pemecahkan persoalan banjir di Jepara,” kata Mulyaji, Minggu (16/2/2020).

Sementara itu, Kepala DPU-PR Jepara, Ary Bahtiar menyatakan, dua ahli pengairan asal Belanda juga sempat mengunjungi dan melihat langsung fasilitas pengairan di Jepara.

Mereka mendatangi Bendung Bapangan dan pompa air di seputaran Kali Wiso, komplek Shoping Center Jepara (SCJ). Setelah melakukan peninjauan lapangan, dua ahli asal Belanda tersebut menurut Ary Bahtiar telah memberikan beberapa masukan.

Mereka menyebut, Bendungn Kali Mati yang ada sebelah Timur Bendung Bapangan perlu didukung perawatannya. Peralatan bendungan diketahui sudah berusia ratusan tahun, dan sudah seharusnya dilakukan penyesuaian dengan kebutuhan dan tantangan saat ini.

“Para ahli ini menyebut, sebagai solusi untuk mengatasi masalah banjir di Jepara, Bendungan Bapangan itu dapat lebih dioptimalkan lagi. Termasuk sistem buka tutup dan kantong air. Selain itu, juga perlu tampungan air di kota dan tambahan pompa. Begitu yang dikatakan mereka,” ujar Ary Bahtiar.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.