Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Ada 6.666 Pengendara Kena Tilang di Kabupaten Kudus

0 231

MURIANEWS, Kudus – Sebanyak enam ribu lebih pengendara kendaraan bermotor mendapatkan tindakan langsung (tilang) karena melakukan pelanggaran di jalanan Kabupaten Kudus. Data ini sesuai dengan jumlah surat tilang yang dikeluarkan Satlantas Polres Kudus sejak Januari 2020 hingga Kamis (14/2/2020) kemarin.

Kasat Lantas Polres Kudus AKP Galuh Pandu menyebut jumlah secara rinci pengendara yang kena tilang yakni sebanyak 6.666 orang. Mereka terjaring dalam sejumlah razia yang digelar sejak awal tahun 2020.

“Titik razia lalu lintas ini kami lakukan di seluruh Kudus. Hingga kemarin kami sudah memberikan surat tilang sebanyak 6.666 buah,” ujarnya, Jumat (14/2/2020).

Ia menyebut, sebenarnya tujuan razia dilakukan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas. Selain itu, juga pengawasan pada motot-motor bodong ataupun hasil kejahatan.

Kebanyakan dari para pelanggar yang diberi surat tilang adalah mereka yang kedapatan tidak membawa suratsurat wajib dalam razia di sejumlah titik di Kota Kretek. Yakni Surat Izin Mengemudi (SIM) maupun Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

“Persentasenya lebih dari 50 persen pengendara yang tertilang adalah mereka yang tak punya SIM,” lanjutnya.

Sedang untuk pengendara yang tidak bisa menunjukkan STNK, maka akan dilakukan penahanan pada kendaraan. Hal tersebut menyusul maraknya pencurian kendaraan bermotor (curanmor) beberapa bulan ini.

“Bagi yang tidak membawa STNK memang harus kami tahan kendaraannya,” katanya.

Untuk antisipasi pelanggaran dan meningkatnya kecelakaan lalu lintas, pihaknya telah melakukan edukasi lalu lintas setiap hari Senin ke sekolah-sekolah. Ini sudah dimulai sejak dua pekan lalu.

Harapannya pelajar di sekolah itu mengetahui risiko membawa kendaraan di jalan raya. “Terutama bagi mereka yang belum memiliki SIM,” jelasnya.

Sementara itu, jumlah kecelakaan lalu lintas yang terdata mengalami peningkatan hingga 168 kasus atau 23,6 persen pada 2019 lalu. Jika pada 2018 lalu jumlah kecelakaan lalu lintas hanya 712 kasus, pada 2019 lalu mengalami peningkatan hingga 880 kasus.

Jumlah korban meninggal dunia juga mengalami kenaikan dari hanya satu korban jiwa pada 2018. Sementara korban meninggal dunia menjadi enam orang sepanjang tahun 2019.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.