Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Kabar Gembira! Jateng Beri Pembebasan Denda Pajak Kendaraan Bermotor

0 424

MURIANEWS, Semarang  Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah memberikan kabar gembira bagi pemilik kendaraan bermotor di provinsi ini. Pasalnya, selama lima bulan ke depan pemerintah akan melakukan pemutihan denda pajak kendaraan.

Pemilik kendaraan yang telat membayar pajak tahunan, dendanya akan dihapus. Selain itu, pemerintah juga membeskan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).

Kepala Bapenda Jawa Tengah Tavip Supriyanto mengatakan, program ini akan berlaku mulai 17 Februari-17 Juli 2020.

Ia menyebut, kebijakan tersebut dikeluarkan untuk memotivasi para wajib pajak agar segera melakukan balik nama kendaraan bermotornya. Selain itu juga mendorong para wajib pajak untuk membayar kewajiban pajaknya.

“Selama lima bulan nanti kami berikan kemudahan kepada masyarakat dengan membebaskan bea balik nama dan sanksi administrasi atau denda pajak. Harapan kami ini bisa memudahkan wajib pajak yang telat bayar,” kata Tavip, Rabu (12/2/2020).

Menurutnya, kebijakan ini bukan pemutihan melainkan pembebasan denda pajak. Harapannya, para penunggak pajak bisa segera membayar pajak kendaraannya.

Menurut data yang dimiliki Bapenda, jumlah kendaraan bermotor yang menunggak pajak di Jawa Tengah ada sekitar 1,5 juta kendaraan. Nilai tunggakanya mencapai Rp 450 miliar.

Kebijakan ini juga diharapkan menertibkan administrasi pajak kendaraan bermotor dan mengurangi kendaraan berpelat nomor luar provinsi yang beroperasional di Jawa Tengah.

Apalagi hingga Januari 2020, kendaraan berpelat nomor luar Jawa Tengah yang teridentifikasi beroperasional di Jawa Tengah sekitar 3 ribuan unit. Di mana 80 persennya adalah kendaraan roda dua.

Dengan program ini diharapkan bisa memacu perolehan pendapatan dari sektor pajak kendaraan. Ia menyebut, pada tahun 2020 target pendapatan dari sektor ini dipatok sebesar Rp 5,2 triliun untuk pajak kendaraan bermotor dan Rp 3,7 triliun untuk BBNKB.

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.