Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Dihantam Gelombang, Kapal Nelayan Juwana Kandas di Perairan Mimika Papua

0 2.040

MURIANEWS, Pati – Kapal nelayan juwana KM Remo Wijaya Sakti 02 kandas di perairan Mimika Papua, Senin (10/2/2020). Diduga, kapal tersebut dihantam gelombang besar hingga mengalami kebocoran pada badan kapal.

Kasatpolairud Polres Pati IPTU Sutamto membenarkan kejadian itu. Dari informasi yang diterimanya, laporan adanya kapal kandas itu terjadi sekitar pada pukul 07.00 WIT.

“Kapal itu kandas saat hendak mencari perlindungan lantaran terjadi cuaca buruk di perairan Mimika, Papua,” katanya.

Pada saat yang sama, terjadi pula gelombang besar yang menghantam kapal hingga menyebabkan badan kapal bocor. Posisi kapal pada saat itu berada pada koordinat TS 800′ LS 136′ 46′ 700 TT.

Karena kandas, para Anak Buah Kapal (ABK) berusaha menyelamatkan diri menggunakan pelampung.

“Jumlah ABK ada 44 orang. Semuanya berhasil dievakuasi oleh Satpolairud Polres setempat,” imbuhnya.

Kaberhasilan evakuasi tersebut, lanjutnya, berkat adahya kapal nelayan lokal yang melintas di seputaran lokasi kejadian sekitar pukul 08.15 WIT. Mereka pun langsung melakukan upaya evakuasi terhadap ABK kapal. Namun, karena perahu terlalu kecil, mereka hanya bisa mengangkut ABK kapal sebanyak sembilan orang.

“Beruntung, tak berlangsung lama, ada nelayan lokal lain yang juga melintas dan langsung membantu mengevakuasi dan berhasil mengangkut 32 ABK. Tapi tiga lainnya masih belum diselamatkan,” ungkapnya.

Evakuasi selanjutnya kemudian dilakukan Tim Basarnas bersama dengan Anggota Lanal Timika menggunakan Perahu Karet RIP milik Basarnas. “Dari evakuasi itu, mereka berhasil diselamatkan, salah satunya Nahkoda KM Reno Wijaya Sakti,” terangnya.

Tidak ada korban jiwa dalam musibah laut itu. Tetapi kerugian diperkirakan mencapai miliaran lantaran kapal beserta peralatan alat tangkap juga ikut tenggelam.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.