Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Tak Terima Galian C Ditutup, Ratusan Penambang dan Sopir Truk di Jepara Demo 

0 2.148

MURIANEWS, Jepara – Ratusan sopir truk dan pekerja tambang Galian C di Desa Bumi Harjo, Keling, Jepara melakukan aksi demonstrasi. Aksi tersebut dilakukan di depan Pos Cagar Alam Perhutani, Desa Bumi Harjo, Keling, Jepara, Senin (10/2/2020).

Sekitar 200 orang yang terdiri dari kru truk dump pengangkut hasil tambang dan para pekerja tambang bergerombol di depan pintu masuk Pos Cagar Alam Perhutani Bumi Harjo. Mereka juga memarkir truk yang berjumlah sekitar 60 buah di sepanjang jalan.

Babinsa Bandung Harjo, Kopda Nono Dwi Riyanto menyatakan, aksi massa ini dilatarbelakangi oleh penutupan Galian C di Bandu Harjo. Mereka mempertanyakan kejelasan penutupan akses jalan yang beberapa waktu lalu dilakukan oleh Tim Gabungan Pemkab Jepara bersama Perhutani.

Baca Juga:

Di depan pintu masuk Pos Cagar Alam Perhutani, mereka melakukan aksi dengan memarkir truk-truk mereka di sepanjang jalan. Beberapa diantara mereka juga melengkapi diri dengan poster kertas yang ditulisi dengan beberapa pesan.

“Tadi ada Wakil Kepala ADM Perhutani Wilayah Utara, Kapolsek, dan Danramil yang menemui pendemo dan memberikan penjelasan,” ujar Kopda Nono Dwi Riyanto, Senin (10/2/2020).

Puluhan truk diparkir di pinggir jalan sebagai bentuk protes ditutupnya galian c di Jepara. (MURIANEWS/Budi Erje)

Sementara itu, Kapolsek Keling AKP Dafid menyatakan, aksi tersebut berlangsung dengan kondusif. Para penambang dan sopir truk meminta agar mereka bisa kembali melakukan kegiatan penambangan.

Pihak Perhutani dalam hal ini diwakili oleh Waka AMD Perhutani Wilayah Utara Pati Dedy Mulyanto, tidak bisa meloloskan keinginan massa. Penutupan tambang dilakukan oleh Pemkab Jepara dan hal itu sudah menjadi keputusan Forkopinda Jepara.

“Setelah terjadi diskusi selama kurang lebih dua jam, akhirnya massa membubarkan diri. Mereka sepakat akan melakukan audiensi dengan DPRD Jepara. Rencananya hari Rabu lusa ini mereka akan diterima DPRD Jepara,” ujar AKP Dafid.

Sekitar pukul 13.45 aksi demonstrasi ini berakhir. Massa yang berdemo akhirnya membubarkan diri. Mereka menyatakan akan menyampaikan aspirasi mereka ke DPRD Jepara, pada Rabu (12/2/2020).

Sebelumnya, Tim Gabungan Pemkab Jepara yang terdiri dari Satpol PP, Polres dan Perhutani memang melakukan penutupan akses jalan menuju ke areal penambangan. Areal penambangan sendiri dilakukan di areal lahan milik Perhutani.

Kegiatan Tambang Galian C di Bumi Harjo sendiri disatu sisi juga memberi pekerjaan bagi sebagian masyarakat Bumi Harjo. Namun disisi lain, ada juga masyarakat setempat yang tidak menyetujuinya. Pasalnya kegiatan itu menimbulkan dampak rusaknya jalan desa yang juga menjadi akses pengangkutan hasil tambang.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Ucapan Idul Fitri 1441 H Banner Bawah PC

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.