Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Rehabilitasi Waduk Simo Grobogan Didanai Bank Dunia Sebesar Rp 15,7 Miliar

MURIANEWS, Grobogan – Proyek rehabilitasi bendungan atau Waduk Simo di Desa Simo, Kecamatan Kradenan, Grobogan mulai dilaksanakan pada awal tahun 2020 ini.

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana Ruhban Ruzziyatno mengungkapkan, dana yang disiapkan untuk proyek ini sekitar Rp 15,7 miliar.

Dana tersebut berasal dari dana Bank Dunia melalui program Dam Operation Improvement Safety Project (DOISP).

“Pekerjaan rehabilitasi Bendungan Simo akan dikerjakan oleh PT Sumber Karsa Indah Utama. Pelaksanaannya ditargetkan selesai dalam waktu delapan bulan ke depan dengan masa pemeliharaan enam bulan,” kata Ruhban, Jumat (7/2/2020).

Menurutnya, Waduk Simo yang memiliki luasan 482 hektare itu dibangun pada zaman Belanda, yakni sekitar tahun 1904.

Sejak beberapa tahun lalu, kondisi bendungan mengalami kerusakan dan sedimentasi atau pendangkalan cukup parah, sehingga perlu direhabilitasi.

“Adanya sedimentasi membuat daya tampung air saat ini hanya sekitar 75 ribu meter kubik saja. Setelah nanti ada perbaikan kami harapkan daya tampungnya bisa kembali 200 ribu meter kubik,” jelasnya.

Ruhban mengaku, pihaknya tidak bisa segera melakukan perbaikan. Soalnya, bendungan itu merupakan bangunan dengan konstruksi lama, sehingga diperlukan kajian secara teliti terlebih dahulu.

“Waduk ini kontruksinya sangat lama sekali, karena dibangun pada zaman Belanda. Penanganannya harus secara teliti dan butuh kajian, sehingga jangan sampai diperbaiki malah jadi rusak kembali,” ujarnya.

Ia menambahkan, upaya untuk menjaga kondisi bendungan agar tetap aman bisa dilakukan dengan dukungan banyak pihak. Yakni, melakukan konservasi dan menjaga kelestarian lingkungan di sekitar kawasan bendungan.

“Ini adalah hal penting yang harus kita lakukan. Yakni, menjaga kelestarian lingkungan alam sekitarnya. Semua pihak harus ikut peduli,” imbuhnya.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...