Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Sopir Grab yang Ditemukan Mengambang di Jepara Tewas Setelah Terima Orderan

MURIANEWS, Kudus – Driver taksi online Tri Ardiyanto, warga Desa Gondangmanis RT 4/RW 2 Kecamatan Bae, Kudus, ditemukan dalam kondisi tak bernyawa mengambang di aliran sungai Desa Bugo, Welahan Jepara, Kamis (6/2/2020). Sebelum ditemukan, korban telah hilang sejak Selasa (4/2/2020).

Kabar ini membuat pihak keluarga syok. Kerabat, tetangga dan kolega korban juga mulai berdatangan ke rumah duka.

Dari pantauan MURIANEWS, proses persiapan pemakanan di rumah korban yang berada di Dukuh Gondangmanis Kulon itu pun mulai dilakukan. Jenazah korban sendiri saat ini masih berada di RSUD Jepara untuk menjalani pemeriksaan. Karena ada dugaan korban tewas dibunuh.

Nikmah Ekowati, kakak korban mengatakan jika pihaknya masih menunggu kepastian kepulangan jenazah adiknya tersebut.  Ia mendapat kabar, jika jenazah korban akan dipulangkan pukul 16.00 WIB.

“Karena di sana (Jepara) masih dilakukan autopsi katanya,” katanya.

Menurut keterangannya, sebelum hilang kontak adiknya sempat menerima orderan dari penumpang. Sebelum berangkat pun ia mengaku sempat bertegur sapa, dan tidak ada firasat apapun saat itu.

”Hanya saja Dian sedikit diam. Tapi tidak ada firasat apa-apa, seperti biasanya saja,” ujarnya.

Baca: Mayat Laki-Laki di Sungai Bugo Jepara Diduga Sopir Grab Asal Gondangmanis Kudus

Saat itu, lanjutnya, Nikmah memperkirakan jika Dian mengambil penumpang sekitar pukul 18.30 WIB. Setelahnya, sekitar pukul 19.30 WIB, pihak keluarga sudah tidak bisa menghubungi korban lagi.

“Saat itu istrinya juga sempat bercerita dengan orang rumah jika suaminya mendapat orderan,” terangnya.

Diberitakan sebelumnya, mayat laki-laki tanpa identitas yang ditemukan mengapung di Sungai Bugo, Desa Bugo, diduga sopir Grab asal Gondang Manis Kudus, Tri Ardiyanto. Dugaan tersebut lantaran ciri-ciri korban hampir sama dengan sopir grab yang dinyatakan hilang sejak, Selasa (4/2/2020) lalu.

Dugaan sementara, mayat tersebut merupakan korban pembunuhan. Apalagi, ada beberapa luka di tubuh korban yang sekilas diketahui oleh para petugasnya saat dilakukan evakuasi.

Selain itu, saat ditemukan korban dalam posisi terikat. Bahkan ada pemberat pada tali yang dililitkan pada tubuh korban. Besar kemungkinan, jasad korban diharapkan tetap tenggelam di dasar sungai.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...