Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Baru Pulang dari China, Belasan Pekerja Asing di Pabrik Semen Grobogan Diperiksa Dinkes

MURIANEWS, Grobogan – Petugas dari Dinkes Grobogan melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap tenaga kerja asing (TKA) asal China yang bekerja pada proyek pembangunan pabrik PT Semen Grobogan di Desa Sugihmanik, Kecamatan Tanggungharjo, Rabu (5/2/2020).

Sebelum pemeriksaan kesehatan, keberadaan TKA sempat didata lebih dulu oleh petugas dari Disnakertrans Grobogan.

General Manager PT Semen Grobogan Toni Santoso mengungkapkan, jumlah TKA asal Cina sekitar 150 orang. Mereka ini, sudah bekerja di proyek pembangunan pabrik semen sekitar 2-3 tahun. Meski demikian, ada sejumlah tenaga kerja yang sudah pulang ke negaranya dan tidak kembali lagi ke Indonesia.

Sementara itu, Kepala Dinkes Grobogan Slamet Widodo menyatakan, setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas, belasan TKA tersebut dinyatakan dalam kondisi sehat dan negatif virus corona. Pemeriksaan dilakukan secara klinis untuk menemukan tanda penyakit, meliputi demam, batuk, pilek, sakit tenggorokan, sesak nafas, menggigil, dan sakit kepala.

Slamet menyebut, dari ratusan TKA asal China itu, hanya 18 orang saja yang diperiksa kesehatannya. Mereka yang diperiksa kesehatannya ini adalah TKA yang baru datang lagi ke Indonesia dalam kurun waktu sebulan terakhir atau sejak mulai merebaknya virus corona.

“Untuk TKA yang lainnya tidak menjalani pemeriksaan kesehatan. Soalnya, mereka ini sudah lama tidak pulang ke negaranya sehingga dipastikan aman dari virus corona,” jelasnya.

Terpisah, Kepala Disnakertrans Haryono mengatakan, jumlah keseluruhan TKA yang ada di Kabupaten Grobogan ada sekitar 240 orang. Sebagian besar TKA tersebut berasal dari China dan bekerja di proyek pembangunan pabrik milik PT Semen Grobogan.

Sementara lainnya ada yang berasal dari Korea Selatan, Taiwan, India, dan beberapa negara lainnya.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...