Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Polres Jepara Janjikan Razia Maraton, Galian C Tak Berizin Langsung Ditutup

MURIANEWS, Jepara – Polres Jepara bersama petugas gabungan dari pemkab berjanji akan terus melakukan razia secara maraton untuk melakukan penindakan terhadap kegiatan penambangan galian C ilegal. Terutama bagi mereka yang melakukan galian tanpa izin.

Kapolres Jepara AKBP Nugroho Tri Nuryanto menyatakan komitmennya terkait hal ini. Hal ini seiring dengan masukan-masukan yang diterimanya terkait ketegasan yang harus ditegakan untuk memberikan efek jera.

“Ya bagaimana nggak ditindak kalau melanggar aturan. Kami akan berkomitmen soal ini. Sejak saya masuk Jepara, sudah ada banyak masukan mengenai hal ini. Jadi memang harus ada ketegasan dalam hal ini,” ujar AKBP Nugroho Tri Nuryanto, Senin (3/2/2020).

Polres Jepara sendiri pada pekan lalu juga sudah melakukan razia bersama Tim Gabungan Pemkab Jepara. Setelah menutup tambang Galian C illegal di Desa Bungu, Kecamatan Mayong, sebuah tambang galian c di Desa Bandungharjo, Donorojo, juga ditutup. Tambang ini juga diketahui tidak memiliki izin alias illegal.

Selain itu, satu tambang lain di Kecamatan Donorojo, tepatnya di Desa Tulakan juga masih diselidiki terkait kepemilikan izin. Jika dipastikan tidak ada izin, maka tindakan yang sama akan diterapkan pada praktik penggalian tambang tersebut.

“Bagaimanapun kami juga harus bertindak dengan hati-hati juga. Sebelum kami mengambil sikap tegas, kami harus benar-benar memastikan lebih dulu apakah memang berizin atau tidak. Kalau memang tidak, langsung akan kami tindak tegas,” tambah AKBP Nugroho Tri Nugroho.

Di tambang galian c Bandung Harjo, Tim Gabungan juga menutup akses tambang yang digunakan untuk jalur pengangkutan tambang. Jalan yang digunakan, merupakan tanah milik perhutani dan masuk dalam kawasan perlindungan setempat (KPS).

Terpisah, Kabid Penengakan dan Penertiban Satpol PP Jepara, Anwar Sadat menyatakan, tambang Galian C di Bandung Harjo dilakukan penutupan pada akhir pekan lalu. Penutupan dilakukan dengan memasang garis polisi dan penutupan akses jalan.

Akses jalan di lokasi tambang juga menggunakan sebuah jembatan permanen yang sengaja dibangun oleh penambang. Jembatan ini juga ditutup. Semua area sudah dipasang garis polisi, dan tidak diperkenankan lagi ada aktifitas penambangan.

“Untuk jembatan (milik penambang) yang digunakan untuk akses penambangan, masih belum dibongkar. Kami masih menunggu kebijakan yang akan diinstruksikan oleh Forkopinda Jepara,” ujar Anwar Sadat.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...