Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Kuliah di Wuhan University, Mahasiswa Asal Jepara Terhindar Virus Corona

0 750

MURIANEWS, Jepara – Seorang mahasiswa Wuhan University, China yang berasal dari Jepara, berhasil selamat dari virus corona yang merajarela. Nadia Latifah Nugraheni (23), demikan nama mahasiswa tersebut, masih sempat pulang pada 12 Januari lalu. Saat itu, Wuhan belum benar-benar dinyatakan sebagai kota tertutup.

Nadia Latifah Nugraheni, warga Desa Kecapi, Tahunan, mengambil jurusan Hukum Internasional di Wuhan University. Selama hampir dua tahun lebih, dirinya tinggal di Wuhan. Awal tahun ini dirinya masih sempat pulang ke Jepara, sebelum Wuhan benar-benar lumpuh oleh Corona seperti saat ini.

Menurut penjelasannya, ada 93 orang mahasiswa asal Indonesia yang saat ini menempuh pendidikan di Wuhan dan masih berada di sana. Sebanyak 244 orang mahasiswa lainnya berada di propinsi lain menempuh pendidikan juga.

“Sejauh yang saya ketahui, semua mahasiswa Indonesia yang ada di China semuanya dikabarkan dalam kondisi sehat. Saat ini mereka juga tengah mengupayakan bisa segera dievakuasi ke Tanah Air,” ujar Nadia Latifah, Kamis (30/1/2020).

Meski belum bisa pulang ke Tanah Air, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI), Konsulat Jendral Republik Indonesia (KJRI), Perhimpunan Pelajar Indonesia di Tiongkok (PPIT), serta Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), setiap harinya selalu berkirim kabar. Selain itu mereka juga diberikan bantuan logistik.

Situasi di Wuhan sendiri menurut Nadia, tidaklah seperti yang beredar di media sosial. Kemudian adanya informasi penyebab corona karena sup kelelawar juga tidak bisa dipertanggung-jawabkan. Selama dua tahun dirinya di Wuhan, belum pernah menjumpai sup kelelawar.

“Tidak ada sup kelelawar, kalaupun ada, pasti tidak dijual bebas di pasar tradisional. Kalau di sana makanan khasnya yaitu regan mie, sejenis mie yang dicampur dengan kacang-kacangan,” jelasnya.

Corona yang mewabah di Wuhan, menyebabkan mobilisasi para mahasiswa di sana sangat terbatas. Wuhan sendiri merupakan kota besar, setara dengan Surabaya jika di Indonesia. Saat ini kampus juga sudah diliburkan hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Nadia, juga mengaku, dirinya datang ke Wuhan setelah mendapatkan Beasiswa S2 di Wuhan University. Sebelumnya, ia menempuh pendidikan di Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang. Dari Jepara, ada satu orang mahasiswa asal Jepara yang saat ini masih di China. Namun tidak di Wuhan University, tetapi kuliah di Central China Normal University (CCNU).

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.