Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Kudus Bakal Manfaatkan Mesin CAS untuk Stabilkan Harga Komoditas

0 65

MURIANEWS, Kudus – Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus bakal bekerja sama dengan PT Pura Agro Mandiri untuk memfasilitasi kelompok tani (potan) maupun koperasi di Kudus, terkait pemanfaatan mesin Control Atmosphere Storage (CAS).

Mesin ini diklaim mampu menyimpan dan mempertahankan kualitas produk tani dalam waktu yang lama. Hingga harga komoditas tersebut kembali stabil di pasaran.

Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus Sudiharti mengatakan jika mesin tersebut bakal diperuntukkan untuk mengatasi apabila terjadi komoditas yang anjlok harga di pasaran. Sehingga membuat petani mengalami kerugian.

Pihaknya mencontohkan, apabila harga bawang merah di pasaran sedang anjlok, maka mesin CAS akan dipergunakan untuk menyimpan bawang merah. Setelah harga stabil, bawang merah baru akan dikeluarkan di pasaran.

“Daripada harus dijual dengan harga murah, lebih baik disimpan dulu, ” terangnya ketika meninjau mesin CAS, Rabu (29/1/2020).

Sedang General Manajer PT PAM Agung Subani menjelaskan jika CAS merupakan sistem yang mengombinasikan teknologi pendingin dengan teknologi pengkondisian udara (O2, CO2, N2, Ethylene dan RH).

“Itu sebagai alat penyimpan produk komoditi hortikultura dalam jangka waktu yang lebih panjang dari metode konvensional,” ucapnya.

Untuk jenis komoditas yang bisa diawetkan di Mesin CAS, kata Agung, di antaranya bawang merah, cabai, buah-buahan dan sayuran.

Mesin ini diklaim mampu mempertahankan kualitas produk dengan jangka waktu tiga sampai enam bulan. “Penyimpanannya tanpa mengurangi kualitas barangnya,” lanjutnya.

Sedang untuk tarif penyimpanan, lanjut Agung, harga yang dipatok oleh pihaknya terhitung murah. Yakni sebesar seribu rupiah perkilonya.

Nominal tersebut untuk penyimpanan selama satu bulan. “Teknologi ini sudah dikenal dan diminati para petani dari luar kota hingga luar negeri,” katanya.

Saat ini pihaknya memiliki satu mesin CAS dengan kapasitas 74 ton, 28 CAS tampungan 16 ton, dua mesin 2,5 ton dan satu kapasitas simpan satu ton.

“Kami juga punya mesin CAS mobile 20 feet berkapasitas 3,5 ton dan 40 feet berkapasitas 7 ton,” terangnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.