Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Gedung Dahlia RSUD Kudus Miring, Lantai II dan III Dikosongkan

0 229

MURIANEWS, Kudus – Gedung Dahlia pada kompleks Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Loekmono Hadi, Kudus miring. Kondisi ini diduga karena adanya tanah ambles pada bangunan tersebut.

Pasien pada lantai dua dan tiga pun diungsikan dan dipindah kamarnya ke beberapa gedung lain. Guna menghindari hal-hal yang tak diinginkan terjadi.

Walau demikian, Direktur RSUD Loekmono Hadi Kudus, dr Abdul Aziz Achyar memastikan jika lantai satu pada bangunan tersebut masih layak dan aman digunakan untuk ditinggali pasien. Karena beban pada lantai II dan III sudah berkurang.

“Lantai satu masih aman digunakan,  tidak masalah, pasien juga tengah membeludak,” ucapnya Rabu (29/1/2020).

Total pasien yang dipindah yakni berjumlah sekitar 48 pasien. Dengan rincian 24 dari ruang Dahlia II dan 24 pasien dari Dahlia III. Mereka dipindahkan di Ruang Adelweis sejak Desember tahun 2019 lalu.

“Sebenarnya alasan utama saat itu adalah karena cuaca yang ekstrim, jadi menghindari hal-hal yang tak diinginkan,” lanjutnya.

Miringnya gedung tersebut, kata Aziz sebenarnya telah terdeteksi sejak tiga tahun lalu. Walau kemiringan gedung tidak terlihat dari luar, bagian kusen pada dalam ruangan di lantai II dan III sudah banyak yang melengkung.

“Sehingga banyak pintu di ruangan itu tidak bisa tertutup sempurna,” katanya.

Pihak kontraktor yang membangun gedung itu pun telah dihubungi. Dari hasil analisa menurutnya, gedung itu sudah tak bisa diperbaiki. Alasannya, belum adanya  teknologi untuk menghentikan amblesnya pondasi yang membuat gedung miring. “Belum ada solusi dalam pencegahan ini,” terangnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus HM Hartopo mengatakan jika pihaknya tidak mempermasalahkan jika bangunan tersebut harus dirobohkan. Menurutnya, yang terpenting adalah keselematan pasien.

“Bongkar saja tidak apa-apa jika memang diperlukan pembongkaran,” terangnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.