Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Delapan Pelajar Asal Demak Digaruk Satpol PP Jepara saat Bolos di Teluk Awur

0 609

MURIANEWS, Jepara – Delapan siswa salah satu MTs Negeri di Kabupaten Demak digaruk Satpol PP Jepara, Selasa (28/1/2020). Mereka kedapatan tengah asyik nongkrong di Kawasan Wisata Pantai Teluk Awur Jepara saat jam sekolah.

Kepala Bidang Penegakan Perda di Satpol PP dan Damkar Jepara Anwar Sadat mengatakan, kedelapan siswa tersebut diamankan saat petugas melakukan patroli. Saat itu, mereka tengah nongkrong di pantai dengan seragam lengkap.

Di kantor Satpol PP, para pelajar ini kemudian diberikan pembinaan. Petugas dari Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) pada Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) juga diundang untuk memberikan pembinaan.

“Para pelajar yang membolos ini diketahui pergi ke Jepara dengan menggunakan sepeda motor. Di antara mereka juga tidak mengenakan helm. Beberapa kendaraan juga tidak dilengkapi dengan surat-surat kendaraan. Sebelum terjaring, mereka sempat terlibat kejar-kejaran dengan petugas kami, sebelum akhirnya berhasil ditangkap,” ujarnya.

Ketua Divisi Penanganan dan Aduan (DPA) dari P2TP2A Jepara Muji Susanto yang datang menyampaikan kegiatan pembinaan, meminta mereka untuk lebih bertanggung jawab. Mereka harus bisa belajar bertanggung jawab pada sekolah, keluarga dan dirinya sendiri. Sehingga kebiasaan mbolos sekolah tidak menjadi kebiasaan bagi mereka.

“Setelah mendapatkan pembinaan, mereka diminta membuat surat pernyataan. Kami selanjutnya juga berkoordinasi dengan Pemkab Demak untuk memberikan pembinaan lanjutan kepada mereka,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu siswa berinisial ZA mengaku, bersama kawannya membolos karena terlambat masuk sekolah. Mereka berangkat dari Demak dengan membawa motor secara berombongan.

“Saat itu, sudah dimulai apel dan doa pagi di lapangan sekolah. Gerbangnya juga sudah ditutup. Kebetulan telat bareng-bareng teman yang lain, dan akhirnya kami mbolos ke Jepara” katanya.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.