Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Kakak Beradik Asal Kudus yang Nge-Punk di Jepara Diantar Pulang Ketua MUI

0 12.145

MURIANEWS, Jepara – Program Pemkab Jepara untuk mengatasi masalah anak punk, selesai akhir pekan lalu. Semua anak punk yang mengikuti program rehabilitasi ini sudah dikembalikan ke orang tua masing-masing.

Di antara anak punk yang mengikuti program ini adalah AS (16) dan NY (17). Adik kakak ini terjaring penertiban Satpol PP Jepara pada 19 Januari 2020 lalu. Saat itu keduanya tengah berada di jalanan perempatan Mayong, Jepara.

Merekapun kemudian diikutkan dalam program rehabilitasi yang dilakukan Pemkab Jepara di BLK Pecangaan. Bersama puluhan anak punk lain, keduanya menjalani program kegiatan. Selain diberikan penyuluhan mereka juga mendapatkan pelatihan.

Sepekan mengikuti kegiatan, semua anak punk dikembalikan ke orang tua masing-masing. Orang tua dari masing-masing mereka hadir untuk menjemput anak-anaknya. Namun dua anak yang berasal dari Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus itu tidak dijemput oleh orang tua mereka.

Situasi ini mengusik nurani Ketua MUI Jepara H Mashudi yang kebetulan juga terlibat dalam program rehabilitasi. Ia pun berinisiatif mengantar kepulangan dua anak tersebut.

“Iya, saya kasihan karena yang lainnya dijemput orang tuanya masing-masing, tapi dua anak ini tidak ada yang menjemput. Akhirnya saya putuskan untuk mengantar mereka berdua ke Kudus, ke rumah orang tuannya,” katanya, Selasa (28/1/2020).

Dia menjelaskan, ayah dari anak-anak tersebut diketahui telah bercerai dan telah menikah dengan wanita lain. Sedangkan sang ibu, sebagai orang tua tunggal akhirnya harus berjuang menghidupi keluarga. Si ibu kemudian bekerja ke luar daerah, sehingga tidak bisa sepenuhnya mengasuh anak-anak ini.

Kedua anak ini kemudian terseret kehidupan di jalanan. Namun kini setelah menjalani program rehabilitasi dua anak ini menyatakan tidak akan kembali ke jalan. NY menyatakan ingin bekerja ikut sang ibu. Sedangkan AS berkeinginan bisa melanjutkan sekolah.

“Saya sampaikan kepada orang tua mereka, terimalah anak-anak ini. Mereka harus diperlakukan dengan sebaik-baiknya. Saya terharu melihat anak dan orang tuanya akhirnya bisa kembali bersama,” tambahnya.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.