Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Ribuan Botol Miras di Pati Digilas Alat Berat, Penjual Disidangkan

MURIANEWS, Pati – Ribuan botol miras berbagai merek dimusnahkan dengan cara digilas alat berat di depan halaman Kantor Bupati Pati, Selasa (28/1/2020). Ribuan botol miras itu merupakan barang bukti hasil razia yang selama ini dilakukan oleh Kepolisian maupun Satpol PP.

Kepala Kajari Pati Darmukit mengatakan, miras ini adalah barang bukti dari pelanggaran Peraturan Daerah (Perda) Pati Nomor 22 Tahun 2002 tentang Minuman Keras. Selain miras, para penjual miras tanpa izin juga ditindak untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Para penjual sebelumnya sudah disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Pati dengan hukuman berbeda-beda. Nah, kami di sini adalah sebagai eksekutor pemusnahan barang bukti,” katanya.

Dia mengakui, sampai saat ini pemberian sanksi pidana bagi para penjual hukumannya memang terlalu ringan. Yaklni dikenai tindak pidana ringan (tipirang) dengan ancaman hukuman maksimla tiga bulan. Sehingga, membuat mereka tidak mmepunyai efek jera.

Alat berat menggilas ribuan botol miras hasil sitaan Polres dan Satpol PP Pati. (MURIANEWS/Cholis Anwar)

“Mudah-mudahan ada revisi perda Nomor 22 Tahun 2002 itu, agar sanksi atau hukuman lebih diperberat,” imbuhnya.

Sementara Bupati Pati Haryanto mengatakan, upaya untuk memberantas miras terus dilakukan. Termasuk revisi Perda Miras juga sudah mulai pembahasan.

“Harapan saya, kadar miras ini kalai bisa 0 persen aklohol. Apalagi miras merupakan sumber utama kejahatan semisal tawuran, perkelahian atau penganiayaan di Kabupaten Pati,” ungkapnya.

Dirinya juga berharap agar penegak perda ini tak henti-hentinya melakukan operasi miras yang melanggar perda. Jangan sampai ketertiban dan kenyamanan masyarakat terganggu karena miras ini.

“Kita sangat mendukung agar peredaran miras di Kabupaten Pati ini benar-benar bisa ditekan,” tutupnya.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...