Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Pekalongan Banjir, Ribuan Warga Sempat Diungsikan

MURIANEWS, Pekalongan – Hujan dengan intesitas sedang hingga tinggi yang terjadi sejak Sabtu (25/1/2020) hingga Minggu (26/1/2020) kemarin mengakibatkan banjir di sebagian Kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan dan Kabupaten Batang. Akibatnya, ribuan warga sempat diungsikan untuk menghindari korban jiwa.

Beberapa wilayah yang terendam banjir di antaranya Kota Pekalongan antara lain Kelurahan Sampangan, Kauman Ledok, Krapyak, kawasan Sungai Banger Setono, Kali Loji, dan Bugisan. Ketinggian air masing-masing tempat berbeda. Mulai kisaran 20 sentimeter hingga satu meter.

Sebelumnya, banjir juga melumpuhkan akses menuju kota dan kabupaten Pekalongan. Hanya, berdasarkan informasi yang dihimpun, Senin (27/1/2020) air yang berada jalan menuju Kota Pekalongan sudah surut dan bisa dilalui kendaraan.

Hanya, untuk daerah pekalongan utara, saat ini masih terendam. Namun, ketinggian air, berkisar 20 hingga 30 sentimeter. Meski begitu, banjir dimungkinkan masih akan kembali menggenang mengingat cuaca masih kurang bersahabat dan masih mendung.

Tingginya air sempat merendam kendaraan yang diparkir di rumah. (MURIANEWS/Istmewa)

Petugas BPBD Kota Pekalongan Dimas mengatakan BPBD telah berkoordinasi dengan camat dan lurah untuk melakukan pendataan kebutuhan logistik maupun korban terdampak banjir.

“Kemarin, kami sempat mendirikan dapur umum. Tapi, karena banjir sudah menyusut Minggu siang, sebagian korban sudah kembali ke rumahnya masing-masing. Jumlah korban yang dievakuasi pun jumlahnya fluktuatif,” katanya seperti dikutip Antara.

Sementara itu, banjir yang melanda Kabupaten Batangjuga sempat mengakibatkan jalur pantai utara Kecamatan Tulis atau tepatnya depan Mapolsek Tulis tergenang banjir hingga mencapai ketinggian sekitar 50 sentimeter.

Dampaknya, arus kendaraan baik daria rah timur (Semarang) dan arah barat (Pekalongan) sempat macet karena kendaraan kecil yang sudah terjebak ke dalam lokasi banjir berhenti karena arus banjir sangat deras.

Untuk mengurai kemacetan, Polres Batang yang dipimpin Kapolres Batang AKBP Abdul Waras menerjunkan sejumlah personel.

Kepala BPBD Kabupaten Batang Ulul Azmi mengatakan meski dilanda banjir, hingga kini belum ada laporan warga mengungsi karena luapan air tidak terlalu tinggi.

“Kami hanya mengevakuasi para korban ke tempat saudaranya. Namun, saat ini banjir sudah surut dan belum ada warga yang mengungsi,” tandasnya.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Antara

Comments
Loading...