Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Hujan Deras Hingga Malam, Jepara Sempat Terkepung Banjir

0 320

MURIANEWS, Jepara – Hujan deras yang terjadi sejak Sabtu (25/1/2020) hingga Minggu (26/1/2020) dinihari menimbulkan sejumlah genangan di wilayah Kota Jepara. Debit air yang mengisi dua sungai utama di Kota Jepara, menimbulkan genangan banjir.

Di kota Jepara, sejumlah jalan protokol tergenang air dengan ketinggian antara 20 cm sampai 50 cm lebih. Jalan Kartini Jepara bahkan dalam beberapa jam mengalami genangan air cukup tinggi. Genangan ini terjadi di beberapa titik, di antaranya di depan Kantor Bupati Jepara, depan Masjid Agung Baitul Makmur, dan di depan Rumah Dinas Wakil Bupati Jepara.

Kejadian ini sempat membuat rumah dinas Wakil Bupati Jepara, yang ditempati oleh Plt Bupati Jepara Dian Kristiandi kemasukan air. Ketinggian air yang masuk ke rumah dinas mencapai kurang lebih 10 cm. Halaman Masjid Baitul Makmur yang berada di sebelah utaranya juga sempat tergenang air.

Genangan air juga terjadi di kawasan barat kota Jepara. Wilayah pertokoan di seputar Jalan Diponegoro Jepara juga tergenang air dengan ketinggian lumayan. Bahkan toko Duta Mode, yang berada di bekas terminal lama, kemasukan air sampai sekitar 20 cm.

“Hujan deras yang terjadi sepanjang hari di hampir seluruh wilayah Jepara membuat sungai penuh. Sehingga air yang ada di selokan-selokan kota tidak bisa cepat terbuang ke laut. Akhirnya menimbulkan genangan-genangan air,” ujar Totok, Warga Kelurahan Kauman, Sabtu (25/1/2020) malam.

Banjir di Kota Jepara disebabkan karena hampir seluruh selokan dan saluran air yang ada macet. Dua sungai masing-masing Kali Wiso dan Kali Kanal sejak Sabtu (25/1/2020) hingga malam, sudah penuh air. Ketinggian air yang sudah menyamai ketinggian jalan, membuat air yang ada di saluran air di wilayah kota tidak bisa masuk.

Di beberapa wilayah lainnya, Perumahan Kuwasharjo juga sempat menghadapi potensi banjir. Terusan Kali Sikembu yang mengalir di sisi utara kompleks perumahan meningkat debit airnya. Sementara sungai kecil yang membelah perumahan tidak bisa menampung debit air yang datang.

Genangan air sempat terjadi di wilayah Blok B dan Blok A Perumahan Kuwasharjo. Meski tidak berlanjut sampai membanjiri rumah warga, namun genangan air sudah sempat tinggi di beberapa ruas jalan perumahan.

Sebelumnya, hujan deras juga menimbulkan tanah longsor di Desa Tanjung, Bangsri Jepara. Pada Sabtu (25/1/2020) sore, kejadian ini dilaporkan ke BPBD Jepara. Kejadian ini terjadi di wilayah RT 31 RW 4 Desa Tanjung, hingga mengakibatkan akses jalan desa tertutup.

Longsor juga sempat menimbulkan jaringan listrik terputus, setelah salah satu tiang listrik hampir roboh terhantam longsoran.

“Untuk longsor di Desa Tanjung sudah tertangani, setelah dilakukan kerja bakti dan koordinasi dengan pihak PLN. Warga dan relawan berkerja bakti hingga malam hari,” ujar M Zaibudin Poten, Minggu (26/1/2020).

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.