Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Harga Anjlok, Petani Garam di Pati Mulai Buat Kemasan

MURIANEWS, Pati – Anjloknya harga garam di Kabupaten Pati sangat meresahkan bagi para petani. Belum lagi mereka masih dibayangi dengan rencana impor garam yang akan dilakukan oleh pemerintah pusat.

Melihat kondisi itu, mau tidak mau para petani garam harus berinovasi agar garamnya bisa terjual dan sedikit bisa mendapatkan keuntungan.

Salah satu petani garam Pati Kunawi sudah memilirkan hal itu. Bahkan ia berusaha mengemas garam dalam plastik kantong ukuran satu kilogram. Kemudian, garam itu dijual eceran ke masyarakat yang membutuhkan.

“Lumayan, kalau garam sebelum dikemas harganya hanya Rp 200 per kilogram, tetapi kalau sudah dikemas seperti ini, harganya bisa Rp seribu per kilogramnya,” kata Kunawi.

Hanya saja, lanjut Kunawi, memang butuh kesabaran dan ketekunan untuk menjual secara keliling di desa yang belum banyak penjual garam eceran. Menurutnya, langkah itu memang harus dilakukan. Pertama untuk menyelamatkan garam agar tidak terlalu lama tertimbun. Kemudian kedua adalah untuk menambah harga jual.

“Kalau kita jual tanpa kemasan, tentu kita rugi. Bahkan tidak bisa mengembalikan ongkos produksi,” ungkapnya.

Dia menambahkan, langkah mengemasi garam itu pun belum banyak petani yang meniru. Apalagi sampai dijual secara keliling. Namun, ia mengakui langkah itu cukup efektif. Apalagi bagi masyarakat yang mempunyai hewan ternak.

“Harapan kami, harga garam kembali normal lah. Agar kami juga tidak terlalu rugi,” harapnya.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...