Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Permintaan Pita Cukai di KPPBC Kudus Masih Minim

0 68

MURIANEWS, Kudus – Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Kudus menyebut, permintaan pita cukai yang baru hingga kini masih sedikit. Padahal, pelekatan pita cukai di perusahaan-perusahaan  akan dimulai pada awal Februari 2020 nanti.

“Awal tahun begini, pesanan pita cukai turun. Karena menghabiskan stok pita cukai yang lama,” jelas Kepala Bea Cukai Kudus Gatot Sugeng Wibowo di kantornya, Kamis (23/1/2020).

Ia mengatakan, untuk jumlah pesanan belum bisa dievaluasi. Untuk mengevaluasi kenaikan permintaan masih membutuhkan waktu sekitar tiga bulan lagi.

“Memang butuh waktu tiga bulan untuk evaluasi. Apakah terjadi kenaikan atau penurunnan,” jelasnya.

Ia menyatakan, pihaknya sudah menyiapkan pita cukai 2020 untuk 91 perusahaan rokok yang ada di wilayah eks-Karesidenan Pati.

Saat ini menurut Gatot sudah ada sejumlah perusahaan yang sudah memasan pesan pita cukai. “Dan ini pita cukai sudah siap diambil,” jelasnya.

Baca: Tarif Cukai Naik, Razia Rokok Ilegal Wilayah Muria Digenjot

Untuk setiap satu rim pita cukai sigaret kretek tangan (SKT) sebanyak 120 lembar. Sedangkan untuk pita cukai sigaret kretek mesin (SKM) setiap satu rim sebanyak 150 lembar.

Ditambahkan, ke depan pihaknya akan terus menggenjot penerimaan cukai di wilayah Kudus dan sekitarnya. Upaya yang dilakukan yakni dengan pendekatan pada perusahaan dan warga.

“Kami menjaga supaya tidak ada produksi rokok ilegal. Sehingga rokok ilegal bisa ditekan,” jelasnya.

Sementara itu, untuk penerimaan cukai Kabupaten Kudus tahun 2019 mencapai 100,80  persen. Targetnya sebesar Rp 31,54 triliun dan realisasinya Rp 31,79 triliun.

 

Reporter: Dian Utoro Aji
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.