Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Penurunan Muka Tanah Capai 20 Cm per Tahun, Pakar ITB Sebut Nusantara Terancam Tenggelam

0 1.137

MURIANEWS, Kudus – Pakar Geodesi dan Geomatika dari Institut Teknologi Bandung (ITB) Dr Heri Andreas menyebut, Nusantara atau Indonesia ini punya ancaman untuk tenggelam. Penyebabnya, akibat mencairnya es di kutub, hingga laju penurunan muka tanan yang cukup tinggi.

Ini dikatakannya saat menjadi pemateri dalam diskusi “Nusantara Tenggelam” yang diadakan Forum Kalen bersama STIBI Syeh Jangkung Pati di Pukwe belakang DPRD Kudus, Rabu (22/1/2020).

Ia menyebut, ada banyak faktor yang menjadikan Nusantara ini akan tenggelam. Di antaranya banyaknya pembakaran fosil, CO (karbon monoksida) di udara berlebih dan efek rumah kaca.

“Jadi, ternyata suhu ini meningkat . Peningkatannya mencapai dua derajat. Dampaknya itu sangat luar biasa,” jelasnya.

Menurutnya, ketika suhu di dunia selalu meningkat, akan berdampak pada mencairnya es di kutub dunia. Ketika es itu mencair, maka akan menambah volume air di laut.

“Maka di dunia terjadi kenaikan muka air laut. Di Indonesia ini cukup tinggi, sekitar satu sentimeter mengalami kenaikan air laut,” jelasnya.

Ketika terjadi kenaikan air laut, maka di wilayah pesisir akan berpotensi tergenang. Bahkan bisa tenggelam.

Heri pun tidak memungkiri dampak tersebut sudah bisa dilihat secara nyata saat ini. Misalnya di Jakarta, Semarang, Pekalongan, Demak, dan wilayah lain.

Bahkan ia menyebut, ada sebanyak 32 kota mengalami penurunan muka tanah atau ambles dengan laju 1-20 cm tiap tahunnya. “Dampaknya apa?. Banyak rob kita temui di mana-mana,” katanya.

Kejadian rob, lanjut dia saat ini sudah ditemui di beberapa wilayah di Indonesia. Seperti Semarang, Demak dan Pekalongan juga paling rawan terjadi rob.

“Meski sudah dikasih tanggul, tapi robnya tetap ada. Permukaan air mengalami kenaikan,” paparnya.

Maka dari itu ada potensi Nusantara bakal tenggelam. Karena banjir terjadi di mana-mana. Hal ini akibat dari kenaikan permukaan air laut dan penurunan permukaan tanah, yang disebabkan ekploitasi air tanah yang berlebih.

Ia menyebut, tak hanya pemerintah saja yang harus berperan aktif untuk mencegah kerawanan ini. Melainkan dari seluruh elemen masyarakat, untuk menjaga merawat dan melestarikan alam ini.

“Kita bersama-sama bergerak untuk menyelamatkan wilayah di Nusantara dari ancaman tenggelam ini,” tandasnya.

 

Reporter: Dian Utoro Aji
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.