Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Gus Yasin Heran di Sekolah Pun Banyak Pungli

MURIANEWS, Semarang – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen heran di lingkungan sekolah juga ada kasus pungutan liar (pungli). Pihaknya juga mendapat banyak aduan masyarakat mengenai hal ini.

Oleh karena menurut Gus Yasin, Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) Jawa Tengah juga gencar ke sekolah. Bahkan menurutnya, sudah sejak tahun lalu Satgas Saber Pungli punya program goes to school.

“Di sekolah kok pungline yo akeh (ya banyak). Bagaimana kita bisa membentuk SDM unggul dan berintegritas kalau pungli di sekolah tinggi?. Integritas ini yang perlu kita awasi,” kata Gus Yasin yang juga Pengendali Satgas Saber Pungli Jateng, Selasa (21/1/2020).

Ini dikatakan Gus Yasin saat Rakor Satgas Saber Pungli Jawa Tengah, di Ruang Rapat Integritas Kantor Inspektorat Jateng.

Ia juga menyebut, Pemprov Jateng saat ini terus membangun inovasi untuk semakin memberikan kemudahan pelayanan publik kepada masyarakat. Harapannya, semakin mudah pelayanan yang diberikan, mereka tidak akan malas mengurus keperluannya.

Gus Yasin mencontohkan, pembayaran pajak kendaraan bermotor, dan mengurus izin kapal. Wagub berpendapat, sulitnya mengurus pelayanan publik, membuat masyarakat malas sehingga menjadi celah terjadinya pungli.

“Pungli ini jika dibiarkan rentan masuk ke suap. Level yang lebih tinggi. Maka sudah semestinya kita saat ini aktif membersihkan pungli,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Inspektorat Jateng Hendri Santosa menyebut, program Satgas Saber Pungli Goes to School merambah ke sekolah-sekolah tingkat atas (SMA/sederajat) yang mejadi kewenangan Pemprov Jateng.

Dalam program itu, Satgas Saber Pungli memberikan sosialisasi kepada kepala sekolah, guru, komite sekolah dan siswa.

”Mengapa sekolah dijadikan sasaran sosialisasi? Sebab, pungli di sekolah baik negeri maupun swasta banyak diadukan masyarakat,” pungkasnya.

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...