Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Dandim Usulkan Gunakan Drone Awasi Galian C Ilegal di Jepara

MURIANEWS, Jepara – Penanganan kegiatan Galian C illegal yang sudah banyak menimbulkan keresahan dan kejengkelan sebagian masyarakat, mendapat dukungan dari Dandim 0719 Jepara. Pihaknya berharap ada upaya serius dalam menangani persoalan akut di wilayah Jepara ini.

Dandim 0719 Jepara Letkol Suharyanto mengaku mendapatkan banyak masukan mengenai permasalahan ini. Terakhir dirinya juga ikut mendampingi Ketua DPRD Jepara melakukan sidak di dua lokasi penambangan Galian C di wilayah Keling Jepara.

“Saya usulkan saat sidak kita gunakan drone saja. Lalu petugasnya juga tidak usah banyak-banyak kayak kemarin itu. Itu kalau mau serius. Lalu juga sudah disiapkan langkah-langkah apa yang akan diambil baik dari pendekatan hukum atau pendekatan lainnya. Itu saran saya,” ujar Letkol Suharyanto, Selasa (21/1/2020).

Menurutnya, kegiatan sidak dengan melibatkan banyak orang jelas tidak akan efektif dalam penanganan kegiatan ini. Saat tim dengan jumlah banyak datang, maka para pelakuknya langsung kabur. Di sisi lain, kepentingan masyarakat petani juga harus diperhatikan. Mereka juga harus mendapatkan perhatian, karena pada kenyataannya ada banyak kerusakan yang menganggu fasilitas pertanian.

Letkol Suharyanto juga berharap, permasalahan Galian C di wilayah Jepara bisa secepatnya diselesaikan. Apalagi pada saat ini sudah mulai musim hujan hingga rawan menimbulkan persoalan lingkungan. Selain itu juga untuk menghindari gesekan di dalam masyarakat. Dalam penanganannya perlu keterlibatan semua pihak, sehingga bisa didapatkan solusi terbaik.

“Untuk menangani anak-anak punk saja nyatanya bisa diambil langkah-langkah serius. Kenapa untuk soal penambangan illegal sudah bertahun-tahun tidak ada langkah-langkah jelas dan serius. Nah ini, tinggal bagaimana keseriusan kita semua soal ini,” tegas Letkol Suharyanto.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...