Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Subsidi Gas Melon Dicabut, Warga Miskin di Pati Menjerit

0 3.677

MURIANEWS, Pati – Pemerintah melalui Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) berencana akan mencabut subsidi gas melon (elpiji 3 kg) pada pertengahan tahun ini. Rencana itu pun menuai beragam persepsi masyarakat, terutama bagi keluarga penerima manfaat (KPM) atau warga miskin.

Mengingat, keberadaan gas melon saat ini sudah menjadi kebutuhan penting. Tentunya, apabila subsidi dicabut, harganya akan melambung tinggi. Hal itulah yang dirasa sangat memberatkan.

Hanik Roayidah salah satu KPM Pati mengaku sangat keberatan. Apalagi harganya dikabarkan akan mencapai Rp 35 ribu per tabung.

“Sangat keberatan (apabila subsidi gas melon dicabut), karena harganya pasti akan lebih tinggi. Kasihan kami lah,” katanya, Jumat (17/1/2020).

Dia menambahkan, dalam sebulan untuk keperluan memasak, pihaknya bisa menghabiskan tiga sampai empat tabung gas melon. Apabila subsidi dicabut, tentu pengeluaran akan semakin banyak.

“Kalau pemasukan pasti, kita sih tidak masalah. Lha wong kita ini miskin, cari uang susah, malah subsidi dicabut, kasihan kita lah, mas,” keluhnya.

Sementara itu, Sumijah yang juga KPM mengeluhkan hal yang sama. Bahkan, dirinya merasa pemerintah sudah tidak lagi memperhatikan rakyat kecil. Sebab, berbagai subsidi sudah mulai dicabut.

“Dulu subsidi BBM dicabut, harga sembako mahal. Sekarang ketika orang banyak yang menggunakan gas untuk memasak, subsidinya juga mau dicabut. Pemerintah ini kayak tidak ada perhatian sama orang kecil,” cetusnya.

Dirinya berharap, pemerintah jangan mencabut subsidi gas melon tersebut. Mengingat, itu adalah kebutuhan pokok yang sangat dibutuhkan masyarakat.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.